MEDIALAMPUNG.CO.ID – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, mendorong seluruh pondok pesantren di wilayahnya untuk terus bertransformasi demi mencetak Generasi Emas 2045. Pesantren tidak hanya diharapkan menjadi benteng moral dan keagamaan, tetapi juga pusat pengembangan potensi kepemimpinan serta keterampilan santri secara berkelanjutan.
Dalam upayanya mendukung penguatan kualitas SDM di lingkungan pesantren, Bupati meminta dinas terkait untuk segera memformulasikan program pemetaan bakat santri. "Pemetaan potensi dan bakat santri harus diintervensi secara sistematis melalui program resmi pemerintah daerah," tegas Radityo Egi dalam arahannya.
Langkah strategis ini bertujuan agar setiap minat dan bakat khusus yang dimiliki oleh para santri dapat teridentifikasi sejak dini. Dengan demikian, pemerintah daerah beserta pengelola pesantren dapat memberikan pembinaan yang tepat sasaran, mulai dari bidang akademis, sains, teknologi, hingga kewirausahaan.
Menurut Bupati, santri memiliki potensi yang sangat besar untuk berkontribusi langsung dalam berbagai sektor pembangunan daerah maupun nasional. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan keagamaan menjadi kunci utama untuk membuka ruang aktualisasi diri bagi para santri.
Melalui program penelusuran minat dan bakat ini, Pemkab Lampung Selatan berkomitmen menyediakan fasilitas penunjang serta pelatihan vokasional yang relevan bagi kebutuhan dunia kerja modern. Pemerintah ingin memastikan bahwa lulusan pesantren memiliki daya saing tinggi tanpa kehilangan identitas nilai-nilai keislaman mereka.
Pengelola pondok pesantren menyambut hangat gagasan inovatif dari Bupati Lampung Selatan tersebut. Kerja sama ini diyakini akan membawa angin segar bagi modernisasi tata kelola pendidikan Islam di daerah, sekaligus mempercepat lahirnya generasi muda yang unggul dan berkarakter.
Bupati Radityo Egi berharap penuh agar seluruh pihak terkait dapat bergerak cepat mengeksekusi program pemetaan bakat ini secara terukur. Langkah nyata ini diharapkan mampu menjadikan Lampung Selatan sebagai percontohan nasional dalam hal pemberdayaan potensi santri menuju Indonesia Emas.