Menutup Utang dan Kembali Bangkit
Talk show dilema pengusaha -Disway-
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Utang itu mengerikan. Tapi, tidak berutang, sering kali jauh lebih mengerikan bagi seorang pengusaha.
Apalagi jika darah bisnisnya sedang mendidih untuk berlari.
Anda yang kebetulan sedang merintis usaha pasti tahu rasanya. Saat bisnis mulai merangkak naik. Pesanan datang bertubi-tubi.
Grafik penjualan menanjak. Tapi masalah baru muncul: kapasitas produksi sudah mentok.
Harus beli mesin baru. Harus tambah gudang. Harus rekrut karyawan.
Pertanyaannya satu: Uangnya dari mana?
BACA JUGA:Gubernur Lampung Simak Pidato Kenegaraan Prabowo, Dorong Kolaborasi Pembangunan Daerah
Pilihan pertama, seringkali adalah mengambil utang. Begitu tanda tangan, suntikan dana segar langsung masuk rekening.
Mesin baru terbeli. Kapasitas naik dua lipat. Cita-cita ekspansi terwujud.
Tapi, ada harga yang harus dibayar mahal. Tiap bulan ada cicilan.
Ada bunga atau margin yang mengejar. Tanggal jatuh tempo mendadak berubah menjadi hantu yang paling menakutkan di akhir bulan.
Belum lagi risiko mematikan kalau pasar tiba-tiba lesu. Beban utang itu bisa langsung mencekik leher.
BACA JUGA:Cegah Putus Sekolah, Pemkot Bandar Lampung Perkuat Pendidikan dan Bantuan Siswa
Dilema itu pula yang menggiring sekitar 500 pengusaha dari berbagai tanah air memadati Ballroom Hotel Shangri-La Surabaya, Kamis pagi, 13 Agustus 2026.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

