Ia menilai kebiasaan menunda pelaksanaan proyek hingga paruh akhir tahun kerap berdampak pada kualitas pekerjaan dan pengawasan yang tidak optimal.
“Ini pola yang sering terjadi, pelaksanaan baru dikebut di Agustus. Itu sudah kami evaluasi dan kami minta tidak terulang lagi ke depan,” tegas Agus.
DPRD Kota Bandar Lampung berharap evaluasi menyeluruh terhadap proyek infrastruktur dapat meningkatkan kualitas pembangunan serta mencegah kerugian anggaran daerah akibat pekerjaan yang tidak sesuai standar.