LinkUMKM BRI Jadi Jalan JJC Rumah Jahit Menuju Fesyen Eksklusif

LinkUMKM BRI Jadi Jalan JJC Rumah Jahit Menuju Fesyen Eksklusif

Kisah sukses UMKM perempuan JJC Rumah Jahit tumbuh lewat dukungan LinkUMKM dan ekosistem BRI.--

MEDIALAMPUNG.CO.ID — Tren fesyen berbasis wastra Nusantara kian menemukan panggungnya di tengah geliat industri kreatif tanah air. Perpaduan antara estetika modern dan nilai budaya mendorong lahirnya karya-karya yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga sarat makna. Salah satu pelaku usaha yang berhasil menangkap peluang ini adalah JJC Rumah Jahit, brand fesyen yang konsisten mengembangkan desain berbasis kain tenun dengan sentuhan kontemporer.

Mengusung konsep eksklusivitas, JJC Rumah Jahit menghadirkan produk fesyen yang memadukan tenun polos, tenun perca, serta bordir dengan motif khas budaya Jakarta dan Nusantara. Outer menjadi salah satu produk unggulan yang paling diminati, karena mampu menjembatani kebutuhan gaya kasual hingga semi formal. Setiap desain diproduksi secara terbatas, maksimal 12 potong, menciptakan kesan istimewa bagi setiap pelanggan yang mengenakannya.

Tidak sekadar menjual produk, JJC Rumah Jahit juga menawarkan layanan kustom yang memungkinkan konsumen menyesuaikan desain sesuai kebutuhan dan karakter personal. Pendekatan ini sejalan dengan filosofi “For Women on the Move”, sebuah gagasan yang menempatkan perempuan sebagai sosok dinamis dengan gaya hidup aktif namun tetap elegan.

Pemilik usaha, Jihan Astriningtrias, mengungkapkan bahwa perjalanan bisnisnya bermula dari langkah sederhana yang sarat makna. “JJC Rumah Jahit tidak dibangun di atas sebuah mimpi besar, melainkan dari asa kecil untuk tetap berkarya dari rumah. Namun dari sanalah keberanian untuk membangun cita-cita besar tumbuh,” tuturnya. Narasi ini menjadi cerminan bahwa ketekunan dan konsistensi mampu mengubah langkah kecil menjadi peluang berkelanjutan.

Transformasi bisnis semakin terasa sejak proses rebranding pada 2023. JJC Rumah Jahit memperkuat identitas desain modern sekaligus memperluas jangkauan pasar melalui berbagai kanal, mulai dari gerai luring, marketplace, hingga social commerce. Partisipasi dalam pameran serta kerja sama B2B turut memperkuat posisi brand di industri fesyen lokal.

Dalam mendukung operasional, JJC Rumah Jahit memanfaatkan layanan perbankan dari Bank Rakyat Indonesia atau BRI, termasuk penggunaan QRIS untuk transaksi yang lebih praktis. Di sisi lain, pengembangan kapasitas usaha dilakukan melalui platform LinkUMKM yang menyediakan berbagai modul pembelajaran dan pendampingan bisnis.

“Saya tidak lagi kebingungan dalam menghadapi tantangan usaha karena LinkUMKM menyediakan panduan dan coaching yang membantu mengambil keputusan secara lebih terarah,” ujar Jihan. Platform ini menjadi ruang belajar sekaligus akselerator bagi pelaku UMKM untuk berkembang lebih sistematis.

Hingga akhir 2025, LinkUMKM telah dimanfaatkan oleh lebih dari 14,98 juta pelaku usaha di Indonesia. Dengan enam fitur utama seperti UMKM Smart, Rumah BUMN, hingga Etalase Digital, platform ini menghadirkan lebih dari 750 modul pembelajaran yang mendukung peningkatan soft skill dan hard skill pelaku usaha.

Secara terpisah, Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan bahwa LinkUMKM merupakan bagian dari strategi berkelanjutan untuk memperkuat kapasitas UMKM, termasuk mendorong peran perempuan dalam ekonomi. “Pengalaman JJC Rumah Jahit menunjukkan bagaimana pelaku usaha perempuan dapat berkembang lebih terarah melalui ekosistem pemberdayaan yang tepat,” ujarnya.

Kisah JJC Rumah Jahit menjadi bukti bahwa kolaborasi antara kreativitas, teknologi, dan dukungan ekosistem mampu melahirkan produk bernilai tinggi. Lebih dari sekadar bisnis, ini adalah perjalanan mengangkat warisan budaya menjadi karya modern yang relevan dan berdaya saing di pasar yang semakin dinamis.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: