MEDIALAMPUNG.CO.ID - Upaya intensif aparat kepolisian dalam memburu delapan tahanan yang melarikan diri dari rumah tahanan Polres Way Kanan akhirnya membuahkan hasil.
Seluruh buronan berhasil ditangkap dalam waktu kurang dari sepuluh hari sejak aksi pelarian terjadi.
Penangkapan dua tahanan terakhir di Kota Bandung, Jawa Barat, menandai berakhirnya operasi pengejaran yang melibatkan lintas satuan dan wilayah.
Kepastian tuntasnya perburuan tersebut disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun.
BACA JUGA:Nyaris Jadi Korban Rudal, Zaskia Adya Mecca Ungkap Momen Mencekam di Al-Aqsa
Ia menegaskan bahwa seluruh tahanan yang kabur dari rutan kini telah kembali berada dalam penguasaan aparat.
“Alhamdulillah, delapan tahanan yang melarikan diri dari Rutan Polres Way Kanan seluruhnya sudah berhasil diamankan. Ini merupakan hasil kerja keras, sinergi, dan soliditas personel Polres Way Kanan yang dibackup Polda Lampung serta jajaran kepolisian lintas wilayah,” ujar Yuyun dalam keterangan tertulisnya, Senin 02 Maret 2026.
Diketahui, delapan tahanan tersebut melarikan diri dengan cara merusak plafon ruang tahanan Rutan Polres Way Kanan pada 22 Februari 2026.
Peristiwa ini langsung memicu operasi besar-besaran yang melibatkan berbagai unsur kepolisian.
BACA JUGA:Kapolres Lampung Utara Tegaskan Penggerebekan Sabung Ayam Sesuai SOP
Tim gabungan terdiri dari Polres Way Kanan, Polsek jajaran, Tekab 308, Jatanras, hingga dukungan BKO Polda Lampung diterjunkan untuk mempersempit ruang gerak para buronan.
Dalam kurun waktu kurang dari sepekan, lima tahanan lebih dulu berhasil ditangkap kembali di wilayah Lampung.
Salah satunya NAS (24), residivis kasus penipuan, yang diamankan tanpa perlawanan di Kampung Neki, Kecamatan Banjit, Way Kanan, pada Sabtu 28 Februari 2026 dini hari.
Pada hari yang sama, aparat juga meringkus KHN yang sempat berpindah lintas provinsi. Tahanan kasus pencurian dengan pemberatan tersebut ditangkap di wilayah Kecamatan Muara Dua, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, setelah upaya pelariannya terdeteksi.
BACA JUGA:Cekcok dengan Istri, Pria di Lampung Utara Akhiri Hidup dengan Gantung Diri