Minuman ini cocok dikonsumsi pagi hari saat perut masih kosong karena memberikan efek hangat dan rasa segar di dada.
Cara kedua lebih praktis, yakni dengan menyeduh kunyit tanpa direbus. Kunyit yang telah diparut cukup diseduh dengan air hangat, kemudian disaring sebelum diminum.
Metode ini cocok bagi yang memiliki waktu terbatas namun tetap ingin merasakan manfaat kunyit untuk meredakan asam lambung.
Pilihan lainnya adalah mencampurkan air perasan kunyit dengan madu. Satu sendok air perasan kunyit dicampur dengan satu sendok madu dan sedikit air hangat. Rasanya lebih ringan dan tetap membantu menenangkan lambung.
BACA JUGA:Baru 10 Ribu ASN Aktif Coretax, Sekda Lampung Marindo Minta OPD Percepat Pelaporan SPT
Waktu Terbaik Minum Kunyit agar Hasil Maksimal
Agar manfaatnya terasa optimal, kunyit sebaiknya dikonsumsi pada pagi hari sebelum makan atau malam hari sebelum tidur dalam kondisi hangat.
Hindari meminumnya saat perut terlalu penuh karena penyerapan manfaatnya menjadi kurang maksimal.
Konsumsi yang rutin dalam jumlah wajar lebih dianjurkan dibandingkan mengonsumsinya berlebihan saat gejala kambuh.
BACA JUGA: Tips Agar Asam Lambung Tidak Kumat saat Puasa: Tetap Nyaman dari Sahur sampai Maghrib
Tips Agar Ramuan Kunyit Lebih Optimal
Gunakan kunyit yang benar-benar segar agar kandungan kurkuminnya lebih maksimal. Konsumsi secukupnya, sekitar satu ruas per hari sudah cukup untuk membantu menjaga kesehatan lambung.
Yang terpenting, imbangi dengan pola makan teratur dan hindari kebiasaan seperti telat makan atau minum kopi saat perut kosong.
Ramuan alami tetap membutuhkan dukungan gaya hidup sehat agar hasilnya terasa lebih efektif.
BACA JUGA:Mengenal Ictus Cordis Lebih Dalam: Denyut Jantung yang Terasa dari Dada dan Makna Klinisnya
Sensasi Hangat yang Menenangkan Lambung