Freelance dan Ilusi Kebebasan yang Harus Diatur

Sabtu 21-02-2026,07:09 WIB
Reporter : Krisna Jeri
Editor : Budi Setiawan

Freelancer yang bertahan bukan hanya mereka yang paling berbakat, tetapi mereka yang mampu mengatur ritme kerja dan menjaga kesehatan mental. Tanpa itu, kebebasan hanya akan menjadi slogan kosong.

Di tengah pertumbuhan ekonomi digital, sudah saatnya freelance tidak hanya dipandang sebagai pilihan individual, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem kerja yang membutuhkan perlindungan.

Edukasi, etika kerja platform, hingga regulasi adaptif perlu dipikirkan agar kebebasan tidak berubah menjadi bentuk eksploitasi baru.

Freelance bukanlah kesalahan, tetapi ilusi kebebasan di dalamnya harus disadari dan diatur. Tanpa batas yang jelas, kebebasan justru bisa menggerus kesejahteraan pelakunya sendiri.

BACA JUGA:Freelance dan Perang Atensi di Dunia Digital

 

Kategori :