Peuyeum Khas Bandung, Tape Singkong Manis dan Tahan Lama

Jumat 20-02-2026,14:50 WIB
Reporter : Linda Kurniati
Editor : Budi Setiawan

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Peuyeum merupakan makanan tradisional hasil fermentasi singkong yang populer di Jawa Barat, terutama Bandung. 

Tape khas Sunda ini memiliki tekstur lebih padat, rasa manis lembut, serta aroma fermentasi yang tidak terlalu menyengat.

Dalam bahasa Sunda, peuyeum berarti tape. Namun, berbeda dari tape singkong pada umumnya, peuyeum cenderung lebih kering sehingga tidak mudah hancur dan lebih tahan lama.

BACA JUGA:DPRD Dorong Media Sosial Jadi Mesin Promosi Wisata Bandar Lampung

Asal Usul Peuyeum

Sejak lama, masyarakat Sunda mengenal fermentasi sebagai cara alami mengawetkan singkong. Bahan pangan ini dulu menjadi alternatif utama selain beras.

Di Bandung, peuyeum berkembang menjadi oleh-oleh khas daerah. 

Di sejumlah sentra produksi, peuyeum digantung berjajar di kios pinggir jalan dan dikenal sebagai peuyeum gantung.

BACA JUGA:Tren Sepatu Lari 2026: Ini Model yang Paling Diburu

Proses Pembuatan Peuyeum

Pembuatan peuyeum tergolong sederhana, tetapi memerlukan ketelitian agar rasanya manis dan tidak terlalu asam.

Singkong segar dipilih yang tidak terlalu tua agar teksturnya empuk. Setelah dikupas dan dicuci, singkong dikukus hingga matang.

Singkong matang kemudian didinginkan sebelum ragi ditaburkan merata. Proses fermentasi berlangsung selama dua hingga tiga hari dalam wadah tertutup.

Berbeda dengan tape biasa, peuyeum diangin-anginkan hingga permukaannya agak kering. Tahap ini membuat kadar air berkurang sehingga lebih awet.

BACA JUGA:Sambut Ramadhan, Yuni Karnelis Tekankan Nilai Berbagi dan Empati Sosial

Kategori :