MEDIALAMPUNG.CO.ID – Madu selama ini dikenal sebagai bahan alami serbaguna yang sering dimanfaatkan dalam perawatan kulit wajah.
Kandungan antibakteri, antioksidan, serta kemampuannya dalam menjaga kelembapan membuat madu kerap dijadikan masker alami untuk membantu mencerahkan kulit, meredakan jerawat, hingga mempercepat regenerasi sel kulit.
Meski begitu, penggunaan madu pada wajah tidak selalu memberikan hasil positif bagi semua orang.
Jika digunakan tanpa pemahaman yang tepat, madu justru berpotensi menimbulkan berbagai efek samping yang perlu diwaspadai.
BACA JUGA:Pemprov Lampung Perkuat Ekonomi Desa Lewat Program Desaku Maju Tekan Kemiskinan
Potensi Reaksi Alergi pada Kulit Wajah
Salah satu risiko utama penggunaan madu pada wajah adalah munculnya reaksi alergi. Madu mengandung residu serbuk sari, enzim, dan zat alami dari lebah yang pada sebagian orang dapat memicu respons alergi.
Gejala yang muncul bisa berupa rasa gatal, kemerahan, kulit terasa panas, hingga pembengkakan di area tertentu.
Kondisi ini lebih berisiko dialami oleh orang dengan riwayat alergi terhadap produk lebah atau bahan alami tertentu.
BACA JUGA:Sendi Engsel dan Perannya dalam Gerak Tubuh Sehari-hari
Risiko Iritasi pada Kulit Sensitif
Kulit sensitif memerlukan perlakuan khusus dan tidak semua bahan alami aman digunakan tanpa pertimbangan.
Meskipun madu dikenal lembut, kandungan aktif di dalamnya dapat menyebabkan iritasi jika kulit tidak dapat beradaptasi. Reaksi iritasi biasanya ditandai dengan kulit terasa perih, kering, dan muncul kemerahan setelah pemakaian.
Jika kondisi ini terjadi, penggunaan madu sebaiknya dihentikan untuk mencegah kerusakan lapisan pelindung kulit.
BACA JUGA:Berenang Saat Sungai Meluap, Remaja di Muara Sungkai Tenggelam hingga Meninggal Dunia