Cara Efektif Menghilangkan Bruntusan dan Mencegahnya Datang Kembali
Bruntusan terjadi karena kombinasi pori-pori tersumbat, minyak berlebih, dan perawatan kulit yang kurang tepat.-Foto Freepik.com-
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Bruntusan merupakan masalah kulit yang kerap dianggap sepele, namun sering kali mengganggu penampilan dan menurunkan rasa percaya diri. Kondisi ini ditandai dengan munculnya bintik-bintik kecil di permukaan kulit yang terasa kasar saat disentuh.
Pada beberapa orang, bruntusan juga dapat disertai kemerahan atau rasa gatal ringan. Area yang paling sering terdampak meliputi dahi, pipi, dagu, hingga rahang, dan dapat dialami oleh remaja maupun orang dewasa.
Berbeda dengan jerawat besar yang meradang, bruntusan biasanya muncul akibat pori-pori tersumbat oleh minyak berlebih, sel kulit mati, kotoran, atau sisa produk perawatan wajah yang tidak cocok.
Jika dibiarkan tanpa penanganan yang tepat, bruntusan berpotensi berkembang menjadi jerawat yang lebih meradang dan sulit diatasi.
BACA JUGA:Rahasia Memilih Atasan untuk Wanita Curvy agar Tampak Lebih Ramping dan Proporsional
Penyebab Umum Bruntusan
Memahami penyebab bruntusan menjadi langkah awal yang penting agar perawatan yang dilakukan lebih efektif.
Penumpukan sel kulit mati sering terjadi ketika wajah tidak dibersihkan secara optimal, sehingga pori-pori tersumbat dan memicu munculnya bruntusan.
Produksi minyak berlebih juga berperan besar, terutama pada jenis kulit berminyak yang rentan mengalami sumbatan pori, khususnya di area T-zone.
BACA JUGA:Museum RI-001 Seulawah, Bukti Solidaritas Rakyat Aceh untuk Republik Indonesia
Selain itu, penggunaan produk skincare yang tidak sesuai dengan jenis kulit dapat memperburuk kondisi. Kandungan yang terlalu berat, berminyak, atau bersifat komedogenik sering kali memicu bruntusan, terutama pada kulit sensitif.
Kurangnya kebersihan wajah, seperti jarang mencuci wajah setelah berkeringat atau memakai makeup, turut meningkatkan risiko.
Faktor hormonal, seperti perubahan hormon saat menstruasi, stres, atau kelelahan, juga dapat memicu produksi minyak berlebih.
Tak kalah penting, gesekan dan kotoran dari luar, seperti sarung bantal yang jarang diganti, masker wajah yang kotor, atau kebiasaan menyentuh wajah dengan tangan kotor, sering kali menjadi penyebab yang tidak disadari.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
