Bagi generasi muda, terutama Gen Z, pola ini terasa lebih relevan. Mereka tumbuh di era digital, terbiasa dengan kecepatan perubahan, dan cenderung menilai hidup dari kebebasan waktu serta ruang. Proyek bukan hanya soal uang, tetapi juga kontrol atas ritme hidup.
Meski demikian, kerja proyek bukan tanpa tantangan. Ketidakpastian pendapatan, manajemen keuangan yang harus lebih disiplin, hingga tekanan mencari klien secara mandiri menjadi realitas yang tak bisa dihindari. Namun, tantangan tersebut sering kali dianggap sepadan dengan kebebasan yang diperoleh.
Gaji bulanan kini bukan lagi tujuan akhir, melainkan salah satu pilihan. Proyek menjadi andalan karena memberi peluang untuk tumbuh tanpa harus menunggu kenaikan gaji tahunan atau promosi struktural.
Dalam dunia kerja yang terus bergerak, kemampuan menjual keahlian justru menjadi mata uang paling berharga.
BACA JUGA:Ketika Algoritma Jadi Penentu Hidup Mati Konten Digital
Perubahan ini menandai satu hal penting: makna aman dalam bekerja sedang didefinisikan ulang. Bukan lagi soal angka tetap setiap bulan, tetapi tentang sejauh mana seseorang mampu bertahan, berkembang, dan mengendalikan hidupnya sendiri di tengah ketidakpastian zaman.