Telinga Kering dan Mengelupas, Ternyata Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sabtu 07-02-2026,05:28 WIB
Reporter : Apriyanti
Editor : Budi Setiawan

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Kondisi telinga kering dan mengelupas sering dianggap sepele karena jarang menimbulkan rasa nyeri yang signifikan. 

Namun, kondisi ini tidak boleh diabaikan begitu saja. Telinga kering dapat menjadi sinyal terganggunya kesehatan kulit telinga, bahkan mengarah pada masalah medis tertentu. 

Jika dibiarkan tanpa penanganan yang tepat, keluhan ini bisa berkembang menjadi rasa gatal berkepanjangan, iritasi, hingga infeksi.

Memahami penyebab telinga kering dan cara penanganannya menjadi langkah penting untuk mencegah kondisi semakin memburuk serta menjaga kenyamanan aktivitas sehari-hari.

BACA JUGA:Isi Buku Harian Lula Lahfah Bocor, Curhatan soal Reza Arap Bikin Awkarin Terkejut

Memahami Kondisi Telinga Kering dan Mengelupas

Telinga kering dan mengelupas terjadi ketika lapisan kulit di telinga luar atau liang telinga kehilangan kelembapan alaminya. 

Kulit yang normalnya lembut dan elastis dapat berubah menjadi kasar, bersisik, dan mudah terkelupas. Pada sebagian orang, kondisi ini muncul sesekali, namun pada kasus tertentu dapat berlangsung lama dan sering kambuh.

Perubahan pada kulit telinga ini umumnya dipicu oleh gangguan keseimbangan kelembapan alami yang berperan penting dalam menjaga perlindungan area telinga.

BACA JUGA:Rahasia Kulit Cerah Tanpa Flek, 5 Pelembap Viva Cosmetics yang Wajib Dicoba

Faktor Penyebab Telinga Kering dan Mengelupas

Penyebab telinga kering cukup beragam dan sering kali berasal dari kebiasaan sehari-hari. Salah satu faktor utama adalah berkurangnya produksi serumen atau kotoran telinga. 

Meski sering dianggap mengganggu, serumen berfungsi sebagai pelindung alami yang menjaga kelembapan serta melindungi kulit telinga dari iritasi.

Kebiasaan membersihkan telinga secara berlebihan juga kerap menjadi pemicu. Penggunaan cotton bud atau benda lain yang dimasukkan ke dalam telinga dapat mengikis lapisan pelindung kulit, menyebabkan iritasi, dan memperparah pengelupasan.

BACA JUGA:Mumi Papua, Tradisi Pengawetan Jenazah Suku Dani Warisan Leluhur

Kategori :