Insulin kerja panjang berfungsi menjaga kestabilan kadar gula darah sepanjang hari dan malam.
Insulin ini tidak ditujukan untuk mengatasi lonjakan gula darah setelah makan, melainkan sebagai penopang insulin dasar tubuh.
Beberapa merek insulin basal yang banyak diresepkan dokter antara lain Lantus, Levemir, serta biosimilar seperti Basaglar.
Insulin jenis ini dikenal memiliki efek yang lebih stabil dengan risiko fluktuasi gula darah yang lebih rendah.
BACA JUGA:Tim Damkarmat Bandar Lampung Selamatkan Pria Jatuh ke Sumur Sedalam 10 Meter
Insulin Kerja Sangat Panjang
Insulin kerja sangat panjang memiliki durasi kerja yang dapat melebihi 24 jam.
Tresiba menjadi salah satu contoh insulin jenis ini yang dinilai efektif dalam menjaga kestabilan gula darah harian.
Keunggulan insulin ini terletak pada profil kerjanya yang konsisten serta risiko hipoglikemia yang relatif lebih rendah, terutama pada malam hari.
BACA JUGA:Apel Gelar Pasukan Tanda Dimulainya Operasi Keselamatan Krakatau 2026 di Bandar Lampung
Faktor Penentu Efektivitas Insulin
Efektivitas insulin tidak hanya ditentukan oleh merek yang digunakan, tetapi juga oleh berbagai faktor lain seperti ketepatan dosis, teknik penyuntikan, kepatuhan terhadap jadwal penggunaan, serta pengaturan pola makan dan aktivitas fisik.
Setiap penderita diabetes dapat memberikan respons yang berbeda terhadap jenis insulin tertentu, sehingga terapi harus disesuaikan secara individual berdasarkan evaluasi medis.
BACA JUGA:Akademisi Unila Nilai Penggabungan Sembilan Desa ke Bandar Lampung Soal Efisiensi Layanan
Pentingnya Konsultasi Medis
Penggunaan insulin harus selalu berada di bawah pengawasan tenaga kesehatan.