Gejala Lain yang Sering Menyertai
Muntah hitam biasanya tidak terjadi sendirian. Penderita dapat mengalami nyeri perut hebat, tubuh terasa sangat lemas, pusing, kulit pucat, hingga jantung berdebar cepat.
Dalam beberapa kasus, tinja juga berwarna hitam pekat. Kombinasi gejala tersebut mengindikasikan adanya perdarahan internal yang membutuhkan perhatian medis segera.
BACA JUGA:Prasasti Cunggrang di Kayu Tangan: Jejak Sejarah Kuno di Tengah Kota Malang
Langkah Pertolongan Pertama yang Harus Dilakukan
Saat seseorang mengalami muntah hitam, langkah pertama adalah menghentikan aktivitas dan memastikan penderita berada dalam posisi yang aman. Posisi setengah duduk dianjurkan untuk mengurangi risiko muntahan masuk ke saluran pernapasan.
Penderita sebaiknya tidak langsung diberi makanan atau minuman sebelum diperiksa tenaga medis. Mengonsumsi makanan atau obat secara sembarangan justru dapat memperparah kondisi perdarahan.
Penting pula untuk menghindari pemberian obat pereda nyeri, jamu, atau minuman tertentu tanpa anjuran dokter.
Jika muntah hitam disertai gejala berat seperti pingsan, nyeri perut tak tertahankan, atau kondisi tubuh semakin lemah, segera bawa penderita ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan darurat.
BACA JUGA:Rujak Corek: Sensasi Pedas Asam Khas Madura yang Menggugah Selera
Pentingnya Pemeriksaan Medis Secepatnya
Muntah hitam termasuk kondisi gawat darurat yang memerlukan evaluasi medis menyeluruh.
Pemeriksaan bertujuan untuk mengetahui sumber perdarahan, tingkat keparahan, serta menentukan penanganan yang tepat.
Penanganan yang terlambat dapat meningkatkan risiko komplikasi serius hingga mengancam nyawa.(*)