Kapak Genggam: Alat Batu Penting dalam Kehidupan Manusia Purba

Senin 19-01-2026,16:38 WIB
Reporter : Linda Kurniati
Editor : Budi Setiawan

Bahan dan Cara Pembuatan

Kapak genggam dibuat dari batu-batu yang keras dan kuat, seperti batu kali, andesit, basalt, atau batu rijang. Batu dipilih karena sifatnya yang mudah dipecah namun tetap tajam pada bagian tertentu. Proses pembuatannya dilakukan dengan cara memukul batu inti menggunakan batu lain yang lebih keras.

Teknik pembuatan ini dikenal sebagai teknik percussion atau teknik pukul. Batu dipukul berulang kali hingga membentuk sisi tajam yang diinginkan. 

Tidak ada ukuran baku dalam pembuatan kapak genggam, sehingga setiap alat memiliki bentuk yang berbeda-beda tergantung keterampilan pembuatnya. Hal ini menunjukkan bahwa pada masa itu belum ada standar tertentu, namun manusia purba sudah mampu berpikir praktis dan fungsional.

BACA JUGA:Ratusan Pelanggaran Lalu Lintas Terekam Kamera ETLE Setiap Hari di Bandar Lampung

Fungsi Kapak Genggam dalam Kehidupan Sehari-hari

Kapak genggam memiliki banyak fungsi penting bagi kehidupan manusia purba. Alat ini bersifat multifungsi dan digunakan untuk berbagai keperluan, antara lain:

1. Berburu dan mengolah hasil buruan

Kapak genggam digunakan untuk memotong daging hewan hasil buruan, menguliti kulit hewan, serta memecah tulang untuk diambil sumsumnya.

BACA JUGA:Hujan Lebat dan Angin Kencang Picu Ambruknya Tembok di Kedamaian Bandar Lampung

2. Mengolah bahan makanan

Selain daging, kapak genggam juga dipakai untuk memotong umbi-umbian, buah-buahan keras, dan tumbuhan liar yang dikonsumsi.

3. Membuat alat lain

Alat ini digunakan untuk memotong kayu atau tulang yang kemudian dijadikan alat sederhana lainnya.

BACA JUGA:Mitigasi Konflik Gajah, TN Way Kambas Fokus Bangun Tanggul hingga Pemulihan Habitat

4. Pertahanan diri

Kategori :