Colostomy Bag: Ketahui Fungsi, Jenis, dan Cara Perawatannya Secara Tepat

Colostomy Bag: Ketahui Fungsi, Jenis, dan Cara Perawatannya Secara Tepat

Colostomy bag adalah alat medis penting bagi pasien yang menjalani kolostomi.-Foto Freepik.com-

MEDIALAMPUNG.CO.IDColostomy bag atau kantong kolostomi adalah alat medis yang digunakan untuk menampung feses pada pasien yang menjalani prosedur kolostomi. 

Kolostomi merupakan tindakan pembedahan untuk membuat lubang kecil (stoma) di dinding perut sebagai jalur keluarnya tinja ketika usus besar tidak dapat berfungsi normal. Prosedur ini umumnya dilakukan pada pasien dengan gangguan serius pada usus, seperti kanker, radang berat, infeksi, atau cedera.

Bagi sebagian orang, penggunaan colostomy bag mungkin terasa menakutkan atau memengaruhi kepercayaan diri. 

Namun, dengan pemahaman yang tepat mengenai fungsi, jenis, serta cara perawatannya, pasien tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman dan produktif.

BACA JUGA:Setahun Kepemimpinan, Parosil Tekankan Strategi Jemput Bola di Tengah Keterbatasan Anggaran

Apa Itu Kolostomi dan Mengapa Dibutuhkan?

Kolostomi dilakukan ketika sebagian usus besar perlu diistirahatkan, diangkat, atau tidak dapat dilewati feses karena sumbatan atau kerusakan. 

Dokter membuat stoma, yaitu lubang kecil di perut yang menghubungkan usus besar ke permukaan kulit. Melalui stoma inilah feses akan keluar dan ditampung dalam kantong kolostomi.

Kolostomi bisa bersifat sementara maupun permanen. Pada kondisi sementara, stoma dapat ditutup kembali setelah usus sembuh. Namun, pada kasus tertentu seperti kanker stadium lanjut, kolostomi dapat bersifat permanen.

BACA JUGA:Sepekan Operasi Keselamatan Krakatau, 12 Ribu Pengendara Ditegur di Lampung

Fungsi Colostomy Bag

Colostomy bag memiliki peran penting dalam menjaga kualitas hidup pasien. Fungsi utamanya mencakup menampung feses secara higienis, mencegah iritasi kulit, mengontrol bau, serta memungkinkan pasien tetap aktif. 

Kantong dirancang agar kotoran tertampung dengan aman dan tidak bocor, sedangkan sistem perekat dan pelindung kulit mengurangi risiko peradangan di sekitar stoma. 

Banyak produk modern juga dilengkapi filter untuk mengurangi bau, sehingga pasien tetap bisa bergerak, bekerja, bahkan melakukan olahraga ringan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: