Ia pun mengungkapkan kekhawatirannya terhadap keselamatan pasien dan keluarga yang datang berobat ke puskesmas tersebut.
Menurutnya, kondisi dinding yang retak dan lantai yang amblas sangat berisiko.
“Siapa yang mau nunggu ruangan kalau belum apa-apa tembok sama lantai sudah ambles, dan dikhawatirkan akan menimpa keluarga pasien yang datang berobat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang SDK (Sumber Daya Kesehatan) Seksi Sarkes (Sarana Alat Kesehatan) Dinas Kesehatan Lampung Utara, Yuri, membenarkan adanya pembangunan gedung ruang kebidanan tersebut.
BACA JUGA:Bapenda Lampung Petakan 240 Perusahaan, Target Pajak Alat Berat 2026 Naik 100 Persen
Ia menyebutkan bahwa pembangunan dilakukan pada tahun 2022.
“Pembangunan gedung itu dibangun 2021, ke kantor kalau mau lebih lanjut,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Hingga berita ini ditayangkan, Kepala Puskesmas Bukit Kemuning, dr. Masrianti, belum berhasil dikonfirmasi terkait kondisi bangunan ruang kebidanan yang dilaporkan mengalami keretakan dan lantai amblas tersebut.(*)