BKD Lampung: Jumlah ASN Sudah Cukup, Rekrutmen CPNS 2026 Tunggu Pusat
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung, Rendi Reswandi--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung masih menanti kejelasan regulasi teknis dari pemerintah pusat terkait pelaksanaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2026.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung, Rendi Reswandi, menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan jumlah formasi CPNS yang akan dibuka.
Hal tersebut dikarenakan belum terbitnya petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat.
“Untuk rekrutmen CPNS, kami masih menunggu regulasi juklak dan juknis dari pusat yang saat ini masih dalam pembahasan. Sementara ini, kami masih mengoptimalkan skema redistribusi ASN yang ada. Total ASN di lingkungan Pemprov Lampung saat ini sekitar 26 ribu orang,” ujar Rendi, Senin 30 Maret 2026.
BACA JUGA:Pemprov Lampung Pertahankan Tradisi WTP, LKPD 2025 Diserahkan Tepat Waktu
Ia menjelaskan, dari sisi jumlah, ASN di lingkungan Pemprov Lampung dinilai sudah mencukupi, bahkan cenderung berlebih.
Kondisi ini dipengaruhi oleh penambahan pegawai dari jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang proses pengangkatannya telah rampung.
“Jika dilihat dari jumlah, sebenarnya sudah cukup. Penambahan dari PPPK yang tahapannya telah selesai justru membuat jumlah ASN kita saat ini lebih dari cukup,” jelasnya.
Rendi menambahkan, saat ini fokus Pemprov Lampung bukan pada penambahan jumlah pegawai, melainkan pada penataan dan pemerataan ASN di seluruh perangkat daerah.
BACA JUGA:Kecelakaan Jalinsum Lampung Utara, Polisi Lakukan Evakuasi dan Olah TKP
Langkah ini dilakukan sembari menunggu regulasi resmi dari pemerintah pusat.
Selain itu, BKD juga tengah memperhitungkan jumlah ASN yang akan memasuki masa pensiun dalam waktu dekat.
Diperkirakan, pada akhir tahun 2026 terdapat sekitar 60 hingga 70 ASN yang akan purna tugas.
“Kami juga menyesuaikan dengan angka pensiun sambil menunggu juklak-juknis dari Kementerian PANRB. Perkiraan pensiun di akhir tahun sekitar 60 sampai 70 orang,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
