Air Belerang: Mengenal Khasiat Alami dan Risiko yang Perlu Dipahami Sebelum Digunakan

Selasa 13-01-2026,16:36 WIB
Reporter : Apriyanti
Editor : Budi Setiawan

Di balik manfaatnya, air belerang juga memiliki potensi risiko yang tidak boleh diabaikan.

Kandungan sulfur yang tinggi dapat memicu iritasi, terutama pada kulit sensitif.

Penggunaan yang terlalu sering atau berendam terlalu lama berisiko membuat kulit menjadi kering, kemerahan, gatal, bahkan terasa perih.

BACA JUGA:Dugaan Main-Main Dana BOK, DPRD Dorong Transparansi dan Rotasi Kapus

Paparan gas hidrogen sulfida juga perlu diwaspadai. Menghirup gas ini dalam konsentrasi tinggi dapat menyebabkan pusing, mual, sakit kepala, hingga gangguan pernapasan.

Oleh karena itu, penggunaan air belerang sebaiknya dilakukan di area dengan sirkulasi udara yang baik dan tidak dalam durasi yang terlalu lama.

Air belerang juga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi tanpa pengawasan tenaga ahli.

Minum air dengan kadar belerang tinggi berisiko menimbulkan gangguan pencernaan seperti diare dan nyeri perut, serta dapat berdampak buruk pada organ dalam jika dilakukan secara rutin.

BACA JUGA:Rezeki Nomplok: Klaim Saldo DANA Kaget 13 Januari 2026 untuk Semua Akun

Tips Aman Menggunakan Air Belerang

Agar manfaat air belerang dapat dirasakan secara optimal dan aman, penggunaannya perlu dilakukan secara bijak. Waktu berendam yang disarankan umumnya berkisar antara 10 hingga 15 menit.

Setelah selesai, tubuh sebaiknya dibilas menggunakan air bersih untuk menghilangkan sisa sulfur yang menempel di kulit.

Kelompok tertentu seperti ibu hamil, anak-anak, lansia, serta orang dengan riwayat penyakit kulit berat atau gangguan pernapasan disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis sebelum menggunakan air belerang. Jika muncul gejala tidak nyaman seperti gatal berlebihan, pusing, atau sesak napas, penggunaan harus segera dihentikan.(*)

Kategori :