Bagi mereka yang merasa keahliannya tidak sepenuhnya dihargai di kantor, freelance menjadi ruang untuk menegosiasikan nilai diri secara lebih adil.
Freelance bukan dunia tanpa masalah. Tidak adanya gaji tetap, jaminan kesehatan, dan kepastian proyek menjadi risiko yang harus dihadapi.
Namun, justru di titik inilah freelance menuntut kesiapan mental dan perencanaan finansial yang matang.
Mencoba freelance bukan berarti menolak kerja tetap, melainkan berani mengambil kendali atas arah karier sendiri.
BACA JUGA:KUR BRI 2026 Hadir dengan Aturan Baru: Bunga Flat 6 Persen dan Pinjaman Sampai Rp 500 Juta
Freelance tidak cocok untuk semua orang, tetapi ia layak dicoba oleh mereka yang ingin berkembang di luar batas sistem kerja konvensional.
Dunia kerja sedang berubah, dan menunggu kepastian sering kali justru membuat seseorang tertinggal.
Mungkin sudah saatnya berhenti hanya mempertimbangkan, dan mulai mencoba. Karena dalam banyak kasus, keberanian mengambil langkah pertama jauh lebih menentukan dibanding menunggu kondisi yang sempurna.