Laklak Bali: Jajanan Tradisional yang Sarat Makna dan Cita Rasa

Sabtu 27-12-2025,06:12 WIB
Reporter : Linda Kurniati
Editor : Budi Setiawan

Rasa dan Tekstur yang Khas

Cita rasa laklak dikenal ringan dan gurih, berasal dari perpaduan harmonis antara tepung beras dan santan.

Teksturnya lembut namun tidak lengket, dengan aroma pandan yang menenangkan.

Kenikmatan laklak semakin terasa saat disajikan bersama kelapa parut segar dan siraman gula merah cair yang manis legit.

BACA JUGA:Sate Lilit Bali: Ikon Kuliner Tradisional dengan Cita Rasa Rempah yang Kuat

Cara Penyajian Tradisional Laklak

Secara tradisional, laklak disajikan dalam kondisi hangat agar teksturnya tetap lembut dan aromanya lebih kuat.

Di atas kue laklak ditaburkan kelapa parut yang telah dikukus, kemudian disiram dengan gula merah cair.

Perpaduan rasa gurih, manis, serta aroma alami inilah yang menjadikan laklak digemari oleh berbagai kalangan usia.

BACA JUGA:Nasi Campur Bali: Hidangan Ikonik Pulau Dewata yang Kaya Rasa dan Filosofi

Perbedaan Laklak dan Serabi

Meski sering dianggap serupa, laklak memiliki perbedaan mendasar dengan serabi.

Laklak menggunakan tepung beras tanpa campuran tepung terigu, berukuran lebih kecil dan tipis, serta memiliki tekstur yang lebih ringan.

Penyajiannya pun khas dengan kelapa parut dan gula merah cair, menjadikannya memiliki identitas kuat sebagai jajanan tradisional Bali.

BACA JUGA:Bulung Buni Kuah Pindang, Kuliner Tradisional Bali yang Segar dan Sarat Makna

Laklak di Era Modern

Kategori :