Obat pelemas otot diberikan saat betis mengalami spasme yang kuat atau sering kambuh.
a. Tizanidine atau Eperisone
Keduanya bekerja menurunkan ketegangan otot dan direkomendasikan untuk otot betis yang sangat tegang, cedera olahraga, atau kram berulang. Obat ini hanya tersedia dengan resep dokter.
BACA JUGA:Pinjam Modal hingga Rp100 Juta di KUR 2025, Ini Simulasi Cicilan dan Cara Daftarnya Lewat HP
5. Obat untuk Meningkatkan Sirkulasi Darah
Nyeri betis akibat aliran darah kurang lancar dapat terbantu dengan beberapa jenis suplemen.
a. Vitamin B Kompleks
Berperan penting dalam menjaga kesehatan saraf dan otot. Cocok untuk keluhan betis kesemutan, kram, atau nyeri akibat kelelahan saraf.
BACA JUGA:Bangun Respons Darurat Lebih Cepat, Dinkes Lambar Berikan Pelatihan CPR di Masyarakat
b. Ginkgo Biloba
Membantu melancarkan sirkulasi darah sehingga mengurangi pegal dan kram yang sering muncul karena aliran darah tidak optimal.
BACA JUGA:Rekomendasi Sepatu Olahraga Wanita Terbaik 2025 Beserta Harganya
Cara Meredakan Sakit Betis di Rumah
Beberapa langkah sederhana dapat mempercepat pemulihan, seperti kompres hangat untuk melemaskan otot, kompres dingin untuk pembengkakan, peregangan betis rutin, menjaga hidrasi tubuh, dan menghindari berdiri terlalu lama.
Kombinasi obat dan perawatan mandiri biasanya menghasilkan perbaikan lebih optimal. (*)