Obat Sakit pada Betis yang Ampuh di Apotek: Jenis, Manfaat, dan Cara Penggunaannya
Mengatasi sakit pada betis bisa dilakukan dengan memilih obat yang tepat sesuai penyebabnya. - Foto freepik--
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Rasa sakit pada betis merupakan keluhan yang sangat umum dan bisa menyerang siapa saja, mulai dari pekerja yang banyak berdiri, ibu rumah tangga yang sering beraktivitas, hingga atlet atau orang yang rajin berolahraga.
Nyeri ini dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, seperti kelelahan otot, kram mendadak, cedera ringan, peregangan yang kurang tepat, hingga sirkulasi darah yang tidak optimal.
Untungnya, banyak obat yang tersedia di apotek dan dapat membantu meredakan nyeri tersebut dengan cepat.
Agar tidak salah memilih, berikut penjelasan lengkap mengenai jenis obat sakit betis yang ampuh dan aman digunakan.
BACA JUGA:Pulau Ular Buton Selatan, Eksotisme Aneh yang Bikin Penasaran
1. Obat Anti-Nyeri (Analgesik)
Kelompok obat ini bekerja menekan sinyal nyeri sehingga rasa sakit berkurang dalam waktu singkat.
a. Paracetamol
Paracetamol digunakan untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang dan aman bagi penderita masalah lambung. Dosis dewasa yang umum adalah 500–1000 mg setiap 6–8 jam, dengan batas maksimal 4.000 mg per hari.
BACA JUGA:5 Bukti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya: Menelusuri Jejak Kejayaan di Pulau Sumatera
b. Ibuprofen
Ibuprofen merupakan NSAID yang meredakan nyeri sekaligus peradangan pada otot betis. Dosis dewasa adalah 200–400 mg diminum 3 kali sehari setelah makan. Cocok untuk nyeri akibat cedera, tegang otot, atau keseleo.
c. Naproxen
Naproxen memiliki efek antiinflamasi lebih kuat dan bekerja lebih lama. Dosis dewasa yaitu 250–500 mg dua kali sehari setelah makan. Cocok untuk nyeri otot yang lebih intens.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
