Suasana itu memberi nuansa syahdu dan romantis—pemandangan yang membuat siapa pun ingin kembali.
Beberapa ratus meter dari pantai, berdiri Desa Ohoidertawun, hunian masyarakat Kei yang hidup dengan kesederhanaan. Warga desa dikenal sangat ramah terhadap pendatang.
Mereka masih menjaga tradisi lama, seperti menenun kain, membuat perahu, hingga gotong royong dalam kegiatan adat.
Wisatawan yang ingin merasakan kehidupan lokal dapat bermalam di homestay sederhana milik warga.
BACA JUGA:Pantai Pandawa, Surga Putih di Balik Tebing Selatan Bali
Menginap di sana memberikan pengalaman unik: makan malam bersama keluarga tuan rumah sambil menikmati ikan bakar dan sambal colo-colo khas Maluku. Suasana hangat dan kekeluargaan menjadi daya tarik tersendiri dari desa ini.
Ohoidertawun tidak hanya cocok untuk bersantai. Pantai ini juga menyimpan berbagai aktivitas menarik. Airnya yang jernih sangat ideal untuk berenang atau snorkeling.
Di beberapa titik, terumbu karang masih terjaga alami, menampilkan panorama bawah laut yang menakjubkan dengan ikan-ikan kecil berwarna-warni.
Bagi yang ingin menjelajah lebih jauh, wisatawan bisa menyewa perahu nelayan untuk mengunjungi teluk-teluk kecil di sekitar pantai.
BACA JUGA:Pulau Satonda, Surga Tersembunyi di Utara Sumbawa
Pemandangan dari tengah laut memperlihatkan perpaduan warna biru dan hijau laut yang memikat, dengan latar gugusan pulau kecil yang tampak seperti lukisan alam.
Setelah puas bermain air, saatnya menikmati kuliner khas pesisir Kei. Menu yang paling populer tentu saja ikan bakar segar hasil tangkapan nelayan setempat, disajikan dengan sambal colo-colo yang pedas segar.
Selain itu, ada papeda—bubur sagu khas Maluku—yang disantap bersama kuah ikan kuning, serta ubi tumbuk sebagai pengganti nasi. Semua tersaji sederhana, namun kaya cita rasa.
Menikmati makanan tradisional di tepi pantai sambil mendengar deburan ombak menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Kesederhanaan itulah yang membuat banyak wisatawan jatuh cinta pada Ohoidertawun.
BACA JUGA:Savana Bekol, Lukisan Alam di Pulau Rinca yang Tak Lekang Waktu
Walau masih tergolong alami, fasilitas di sekitar pantai kini cukup memadai. Beberapa penginapan seperti Savanna Cottages dan Coaster Cottage menawarkan kamar nyaman dengan pemandangan laut.