MEDIALAMPUNG.CO.ID - Terong pipit (Solanum torvum), atau yang juga dikenal sebagai terung rimbang, merupakan sejenis sayuran kecil berwarna hijau yang sering dijumpai dalam masakan tradisional Indonesia.
Sayuran ini banyak tumbuh di daerah tropis, termasuk di Sumatra, Sulawesi, dan sebagian wilayah Jawa. Meskipun rasanya agak pahit, terong pipit ternyata menyimpan segudang manfaat luar biasa bagi kesehatan tubuh.
Di balik ukurannya yang mungil, terdapat kandungan gizi penting seperti vitamin, mineral, serta senyawa fitokimia yang mendukung fungsi tubuh secara menyeluruh.
Berikut penjelasan lebih lengkap mengenai manfaat terong pipit bagi kesehatan.
BACA JUGA:Gigi Berlubang Parah? Ini Metode Tambal yang Tepat Menurut Dokter
1. Menurunkan Tekanan Darah dan Menjaga Keseimbangan Cairan Tubuh
Terong pipit mengandung zat aktif berupa alkaloid dan flavonoid yang berfungsi membantu memperlancar sirkulasi darah serta menurunkan tekanan darah tinggi.
Selain itu, kandungan kalium di dalamnya membantu menjaga kestabilan tekanan darah dengan menyeimbangkan kadar natrium dan cairan dalam tubuh.
Mengonsumsi terong pipit secara rutin dalam porsi wajar dapat membantu mengurangi risiko hipertensi, stroke, dan gangguan jantung.
BACA JUGA:Kulit Melepuh karena Alergi; Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasinya
2. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Kandungan vitamin C, zat besi, serta antioksidan alami dalam terong pipit berperan penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh.
Antioksidan berfungsi melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan mempercepat proses penuaan.
Dengan sistem imun yang lebih kuat, tubuh menjadi lebih tangguh dalam melawan infeksi bakteri, virus, maupun penyakit musiman seperti flu dan batuk.
BACA JUGA:Tumor Pembuluh Darah: Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Penanganannya
3. Membantu Mengontrol Kadar Gula Darah
Bagi penderita diabetes, terong pipit bisa menjadi salah satu pilihan sayuran yang menyehatkan. Kandungan serat di dalamnya memperlambat proses penyerapan gula dalam darah, sehingga kadar glukosa tetap stabil.
Selain itu, senyawa fenolik dan flavonoidnya dipercaya mampu meningkatkan sensitivitas insulin, membantu tubuh memanfaatkan gula dengan lebih efisien.