Sementara itu, Polres Pesisir Barat menjadi yang paling sedikit menyalurkan beras, yakni 55 ton.
“Kami terus mendorong semua Polres meningkatkan distribusi agar target nasional dalam program pangan murah dapat tercapai,” tegas Yuyun.
Selain menekan harga bahan pokok, kegiatan GPM juga menjadi sarana Polda Lampung menjalin komunikasi lebih dekat dengan masyarakat.
Program ini dinilai berhasil memperkuat kepercayaan publik terhadap kepolisian, bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga mitra sosial yang peduli pada kesejahteraan warga.
BACA JUGA:Wali Kota Eva Dwiana Buka MTQ ke-54, Ajak Generasi Muda Jadikan Al-Qur’an Sebagai Pedoman Hidup
“Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran polisi tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membantu kesejahteraan mereka melalui distribusi beras SPHP berkualitas,” tutup Yuyun.