Jejak Bandung Lautan Api dan Konferensi Asia Afrika Pertama

Sabtu 13-09-2025,19:28 WIB
Reporter : Romdani
Editor : Budi Setiawan

BACA JUGA:Gunung Sibayak: Gunung Berapi Ringkas yang Menyimpan Banyak Cerita

Jejak Sejarah yang Tetap Hidup

Peristiwa Bandung Lautan Api dan Konferensi Asia Afrika telah membentuk identitas Bandung sebagai kota perjuangan sekaligus kota diplomasi. Warisan sejarah ini masih bisa ditemui hingga sekarang. 

Monumen Bandung Lautan Api menjadi simbol pengorbanan rakyat, sedangkan Museum Konferensi Asia Afrika menjadi tempat pembelajaran tentang arti persatuan dan solidaritas dunia.

Bagi masyarakat Bandung, kedua peristiwa tersebut bukan sekadar cerita masa lalu. Keduanya telah menjadi bagian dari jati diri kota yang diwariskan kepada generasi berikutnya. Melalui peringatan tahunan dan kegiatan budaya, semangat itu terus dijaga agar tidak pudar ditelan zaman.

BACA JUGA:Pulau Numfor, Surga Sunyi di Ujung Teluk Cenderawasih

Bandung Masa Kini

Kini, Bandung terus berkembang menjadi kota modern. Dengan pesona alam yang indah, udara yang relatif sejuk, serta kreativitas anak mudanya, Bandung menjadi destinasi favorit wisatawan. 

Dari kuliner khas seperti batagor dan mie kocok, hingga wisata belanja di factory outlet dan kafe kreatif, Bandung selalu menawarkan daya tarik baru. 

Di samping itu, semangat perjuangan dan persatuan yang lahir dari sejarah tetap menjadi inspirasi bagi warganya untuk membangun masa depan.

BACA JUGA:Cara Membuat Bolu Jagung Kukus Empuk dan Mengembang Sempurna

Bandung adalah kota yang menyimpan cerita heroik sekaligus diplomatik. 

Bandung Lautan Api menunjukkan bagaimana rakyat rela mengorbankan harta benda demi mempertahankan kemerdekaan, sedangkan Konferensi Asia Afrika 1955 meneguhkan peran Bandung sebagai jembatan solidaritas antarbangsa. 

Dengan jejak sejarah yang kuat dan perkembangan zaman yang dinamis, Bandung terus tumbuh menjadi kota yang tidak hanya indah, tetapi juga sarat makna bagi Indonesia dan dunia.(*)

Kategori :