Empat Aktor yang Digugat Cerai Istri di Tahun 2025

Minggu 07-09-2025,17:44 WIB
Reporter : Lusiana Purba
Editor : Budi Setiawan

3. Baskara Mahendra – Cerai Lewat Proses Verstek Setelah Rumah Tangga yang Singkat

Pasangan yang menikah pada 3 November 2020 ini menyatakan perpisahan dalam waktu cukup singkat. Sherina Munaf resmi menggugat cerai Baskara Mahendra pada 16 Januari 2025 dan sidang perdana digelar di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 30 Januari 2025.

Sherina diketahui tidak menuntut harta gono-gini dalam gugatan, yang murni fokus pada status perceraian dirinya dengan sang suami.

Meski langkah ini mengejutkan publik, Sherina tampak tetap tenang dan profesional menanggapi proses tersebut.

BACA JUGA:3 Aktris Korea Pernah Jadi Kurir, Bukan Sekadar Cari Uang, Ini Alasan Mereka

4. Fachri Albar – Pisah Sejak 2024, Putuskan Cerai setelah Delapan Tahun Ketidakharmonisan

Penggugat Renata Kusmanto melayangkan gugatan cerai terhadap Fachri Albar pada 23 Januari 2025, dan pasangan tersebut resmi bercerai sejak 13 Februari 2025, melalui putusan verstek di Pengadilan Agama Tigaraksa.

Keputusan ini dilatarbelakangi konflik yang berlarut-larut sejak 2017, di mana Renata merasa tak lagi dihargai dalam perannya sebagai istri dan ibu. Bahkan, rumah tangga mereka telah retak sejak Mei 2024 sebelum gugatan diajukan.

Putusan pengadilan juga menetapkan hak asuh anak jatuh kepada Renata, dan Fachri diwajibkan membiayai kebutuhan anak minimal Rp 50 juta per bulan mencakup sandang, pangan, pendidikan, dan kesehatan.

BACA JUGA:Tips Menggoreng Ikan Asin Supaya Kering, Renyah, dan Tidak Cepat Keras

Refleksi: Ketika Ketidakharmonisan Tak Terlihat di Balik Layar Glamour

Fenomena ini mengajarkan bahwa di balik sorotan kamera dan jalinan kehidupan glamor selebriti, bisa saja tersimpan luka batin dan konflik yang dibiarkan meradang cukup lama. Ketegangan seperti soal penghargaan dalam ranah rumah tangga, hadirnya pihak ketiga, hingga keterbatasan waktu berkualitas—semua dapat menjadi bibit kehancuran.

Meski harus melalui proses hukum yang panjang, pengadilan menjadi tempat terakhir untuk menyelesaikan masalah, termasuk pengaturan hak asuh anak dan tanggung jawab finansial. 

Setiap kasus juga mengingatkan publik bahwa cinta dan keharmonisan perlu terus dipupuk agar tak pudar oleh ego dan komunikasi yang terabaikan.

Kategori :