Pemerintah pun menjadikan Borobudur sebagai salah satu destinasi super prioritas. Fasilitas wisata terus dikembangkan, namun dengan tetap menjaga keaslian situs.
Kehadiran desa wisata di sekitar Borobudur juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal melalui kerajinan, kuliner, dan atraksi budaya.
BACA JUGA:Sea Buckthorn: Buah Ajaib untuk Kulit Glowing dan Rambut Sehat
Daya Tarik Wisata
Salah satu pengalaman terbaik di Borobudur adalah menyaksikan matahari terbit dari puncak candi. Cahaya keemasan yang menyinari stupa dengan latar Gunung Merapi menciptakan pemandangan yang luar biasa. Banyak wisatawan datang khusus untuk merasakan momen ini.
Selain itu, kawasan sekitar Borobudur menyimpan banyak destinasi tambahan. Ada Punthuk Setumbu yang terkenal sebagai spot sunrise, Museum Karmawibhangga yang menyimpan artefak kuno, hingga desa wisata yang menghadirkan budaya lokal.
Semua ini menjadikan Borobudur sebagai destinasi yang lengkap: sejarah, budaya, alam, dan spiritualitas berpadu menjadi satu.
BACA JUGA:Pilihan Jam Tangan Terbaik untuk Para Pendaki Gunung
Candi Borobudur adalah saksi bisu kebesaran peradaban Jawa kuno. Dari sisi arsitektur, filosofi, hingga keindahan alam sekitarnya, Borobudur menghadirkan pengalaman yang tak tertandingi.
Sebagai candi Buddha terbesar di dunia, Borobudur tidak hanya milik Indonesia, tetapi juga milik seluruh umat manusia.
Tugas kita bersama adalah menjaga dan melestarikan Borobudur agar tetap berdiri megah untuk generasi mendatang.
Dengan begitu, warisan agung ini akan terus menginspirasi, baik sebagai simbol spiritual maupun sebagai kebanggaan budaya bangsa.(*)