Menyelami Keunikan The Lost World Castle Jogja

Minggu 27-07-2025,19:18 WIB
Reporter : Yayan Prantoso
Editor : Budi Setiawan

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Pesona lereng Gunung Merapi tak pernah surut. Selain jalur lava tour yang mendebarkan, kawasan ini punya destinasi unik yang menyimpan sejarah sekaligus menjadi simbol kebangkitan: The Lost World Castle Jogja. 

Berlokasi di Dusun Petung, Desa Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, benteng bergaya Eropa ini berdiri megah sekitar enam kilometer dari puncak Merapi, menawarkan pengalaman wisata yang berbeda dari tempat lain.

Nama “The Lost World Castle” lahir bukan tanpa alasan. Setelah letusan Merapi pada 2010 yang meluluhlantakkan banyak desa, warga setempat bersama pihak lain membangun kastil ini sebagai pengingat peristiwa tersebut sekaligus upaya memulihkan roda perekonomian melalui pariwisata. 

Dari abu bencana, muncul ide kreatif untuk menghadirkan destinasi wisata tematik yang kini menjadi magnet bagi wisatawan lokal hingga mancanegara.

BACA JUGA:Delapan Pantai Cantik yang Belum Banyak Dijamah Wisatawan

Begitu memasuki kawasan ini, pengunjung disambut dinding batu tinggi, menara kokoh, dan lorong-lorong sempit khas benteng kuno. 

Setiap sudutnya dirancang sedemikian rupa agar pengunjung merasa seperti melangkah ke zaman lain, berpadu dengan latar megahnya Gunung Merapi yang sering diselimuti kabut.

Tak hanya memamerkan arsitektur unik, The Lost World Castle juga dikenal dengan ragam wahana dan spot foto tematik yang menarik. 

Salah satunya adalah Gledekan, permainan tradisional berbentuk kereta kayu kecil yang dapat dinaiki untuk meluncur menuruni lintasan khusus. 

BACA JUGA:Terisolasi Kemarau, Warga Mahulu Bertahan dengan Harga Beras Rp 1,2 Juta per Sak

Sambil menikmati sejuknya udara pegunungan, wisatawan dapat merasakan sensasi berbeda hanya dengan membayar tiket tambahan mulai Rp10.000.

Area selanjutnya yang jadi favorit wisatawan adalah replika Tembok China. Walau tak sepanjang aslinya, jalur ini tetap memberikan suasana otentik, lengkap dengan latar pemandangan Merapi yang gagah. Bagi pecinta foto, setiap langkah terasa wajib diabadikan.

Selain itu, ada pula area Landmark Dunia. Di sini, wisatawan dapat menemukan taman bergaya Jepang dan Korea yang dihiasi pohon sakura tiruan. Agar lebih terasa suasana negeri sakura, tersedia penyewaan kimono atau hanbok dengan harga mulai Rp25.000 lengkap dengan aksesori seperti payung. 

Ada juga replika The Colosseum ala Roma, miniatur Golden Bridge yang mirip dengan ikon wisata Vietnam, serta Kampung Suku Indian yang menghadirkan rumah-rumah khas suku Indian.

BACA JUGA:Dandim 0410/KBL Dukung Pemecahan Rekor MURI Sekubal Raksasa di HUT ke-343 Kota Bandar Lampung

Kategori :