3. Memberikan Energi yang Cepat Diserap
Pisang rebus mengandung karbohidrat sederhana yang mudah diserap tubuh, sehingga bisa menjadi sumber energi instan.
Saat direbus, kandungan gula alami tetap terjaga tanpa tambahan lemak, membuatnya aman untuk dikonsumsi kapan saja.
Karena sifatnya yang memberikan energi cepat, pisang rebus cocok dikonsumsi sebelum atau sesudah olahraga, serta untuk sarapan praktis di pagi hari.
BACA JUGA:Harley-Davidson Pan America 1250: Penjelajah Adventure Tourer dengan DNA Amerika
4. Mendukung Kesehatan Ibu Hamil dan Janin
Bagi ibu hamil, pisang rebus adalah pilihan camilan sehat yang bermanfaat. Pisang mengandung asam folat yang penting untuk perkembangan otak dan sistem saraf janin.
Kekurangan asam folat dapat menyebabkan cacat tabung saraf, sehingga konsumsi pisang rebus sangat dianjurkan.
Selain itu, vitamin B6 dalam pisang membantu meredakan mual dan muntah pada trimester awal kehamilan. Kandungan mineralnya juga membantu mencegah anemia selama kehamilan.
BACA JUGA:Brilink Batin Raya: Jemput Bola Demi PKH, Bantuan Datang Hingga ke Pintu Rumah
5. Menjaga Kadar Gula Tetap Stabil
Pisang rebus memiliki indeks glikemik lebih rendah dibandingkan pisang goreng atau olahan manis lainnya.
Proses perebusan membuat gula alami dalam pisang tetap terkontrol sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah drastis.
Serat dalam pisang rebus juga memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah, sehingga cocok untuk penderita diabetes (dalam porsi wajar).
BACA JUGA:QRIS TAP BRImo: Sentuhan Cerdas untuk Transaksi Sekilat Petir
Kandungan Gizi Pisang Rebus per 100 gram
- Kalori: ± 105 kkal
- Karbohidrat: 27 gram
- Serat: 2,6 gram
- Kalium: 358 mg
- Vitamin B6: 0,4 mg
- Vitamin C: 8,7 mg