Brilink Batin Raya: Jemput Bola Demi PKH, Bantuan Datang Hingga ke Pintu Rumah

Brilink Batin Raya: Jemput Bola Demi PKH, Bantuan Datang Hingga ke Pintu Rumah

Brilink Batin Raya beri solusi cepat dan murah bagi pencairan bantuan PKH di desa--

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Dalam sunyi kampung Talang Pangeran yang jauh dari hiruk pikuk kota, ada sebuah harapan yang mengetuk pintu-pintu rumah warga.

Harapan itu datang bukan dalam bentuk janji, melainkan aksi nyata—lewat layanan jemput bola dari Brilink Batin Raya, yang mengubah cara pencairan bantuan menjadi lebih manusiawi dan penuh empati.

Hendri, pemilik Brilink Batin Raya, bukan sekadar agen keuangan biasa. Ia adalah jembatan yang menghubungkan masyarakat desa dengan hak-hak yang semestinya mereka terima: dana Program Keluarga Harapan (PKH).

Dengan semangat sosial, ia menggelar layanan pencairan langsung ke lokasi—tanpa harus warga berjalan jauh ke kantor pos yang jaraknya bisa menelan waktu dan tenaga.

BACA JUGA:QRIS TAP BRImo: Sentuhan Cerdas untuk Transaksi Sekilat Petir

“Layanan ini mempermudah penerima yang ingin mencairkan dana PKH. Mereka tak perlu repot ke kantor pos,” ujar Hendri, singkat namun menggugah.

Pernyataan itu bukan sekadar retorika, melainkan solusi nyata di tengah keterbatasan akses transportasi dan teknologi di desa. Selama dua tahun terakhir, Brilink Batin Raya rutin mendatangi tiga kampung yang ada di sekitar Talang Pangeran.

Sebanyak 100 penerima PKH—mulai dari ibu hamil, menyusui, anak-anak sekolah, hingga lansia—dilayani dengan sistem terjadwal yang menghindarkan mereka dari antrean panjang dan kebingungan prosedur.

Biasanya, proses penarikan dilakukan di rumah Ketua Kelompok, disaksikan oleh pendamping PKH.

BACA JUGA:Menjaga Pesisir, Menyelamatkan Bumi: Aksi Nyata BRI di Hari Mangrove Sedunia

Apa yang dilakukan Hendri bukan tanpa pengorbanan. Dengan jarak tempuh yang tidak dekat dan kesiapan alat pencairan mobile, ia berupaya memastikan semua penerima bisa menikmati bantuan secara utuh dan cepat.

Mereka yang berada di pelosok, yang sering dilupakan sistem, kini mendapat perlakuan layaknya prioritas.

Soal biaya administrasi, Brilink ini pun menunjukkan kepekaan. Tarif yang dikenakan sangat terjangkau dan disesuaikan dengan nominal dana yang diterima: Rp5 ribu untuk bantuan di bawah Rp400 ribu, Rp10 ribu untuk bantuan Rp500 ribu, dan Rp15 ribu bagi bantuan di atas Rp1 juta.

Nilai yang pantas untuk akses yang memudahkan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait