Ia bahkan meminta seluruh jajaran kejaksaan untuk membentuk grup WhatsApp bersama petani sebagai sarana komunikasi cepat dan pembinaan lapangan yang lebih efektif.
“Kalau petani sudah dibantu banyak pihak tapi belum sejahtera, artinya ada yang salah. Kita harus pastikan pendampingan itu nyata di lapangan,” kata Danang tegas.
Ia menambahkan, ke depan Bulog, TNI, dan instansi teknis lainnya juga akan dilibatkan dalam pengelolaan distribusi hasil panen. Hal ini bertujuan untuk memperkuat rantai pasok pangan lokal serta menjamin ketersediaan komoditas strategis di tingkat daerah.
Untuk diketahui, acara penanaman benih jagung ini juga dihadiri jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Kepala Dinas TPHBUN, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Camat Kalianda, dan perwakilan masyarakat.