Janjang Koto Gadang, Tembok Besar di Ranah Minang

Jumat 20-06-2025,18:30 WIB
Reporter : Yayan Prantoso
Editor : Budi Setiawan

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Sumatera Barat merupakan daerah yang tak hanya terkenal dengan kelezatan kulinernya dan kekayaan budayanya, tetapi juga menyimpan pesona wisata alam yang beragam.

Dari danau, pegunungan, lembah, hingga situs bersejarah, provinsi ini menawarkan pengalaman wisata yang lengkap dan berkesan. 

Salah satu destinasi yang mulai mencuri perhatian wisatawan adalah Janjang Koto Gadang, sebuah jalur tangga batu yang berada di kawasan Ngarai Sianok dan kerap dijuluki sebagai “Great Wall of Koto Gadang”.

Janjang Koto Gadang, atau dalam bahasa lokal disebut juga Janjang Saribu, merupakan jalan setapak yang dibangun mengikuti kontur lembah, dengan panjang sekitar 780 meter. 

BACA JUGA:Bukit Sikunir, Menikmati Pesona Golden Sunrise dari Negeri di Atas Awan

Jalur ini menghubungkan dua kawasan, yakni Nagari Koto Gadang di Kabupaten Agam dan pusat Kota Bukittinggi. 

Struktur tangga yang meliuk dan membentang di antara perbukitan ini sekilas mengingatkan pada Tembok Besar Cina, meskipun tentu saja dalam skala yang jauh lebih kecil.

Namun, daya tarik Janjang Koto Gadang justru terletak pada keunikannya sebagai "tembok besar" versi Minangkabau yang berpadu harmonis dengan keindahan alam sekitar.

Dari sisi arsitektur, tangga batu ini dibangun dengan kokoh dan cukup lebar, sehingga aman dilalui wisatawan dari berbagai usia. 

BACA JUGA:Pantai Geger, Kedamaian Tersembunyi di Antara Kemewahan Nusa Dua

Selama perjalanan menyusuri Janjang Koto Gadang, pengunjung akan disuguhkan pemandangan lembah hijau Ngarai Sianok yang memukau, ditambah udara sejuk khas dataran tinggi. 

Butuh waktu sekitar 15 hingga 30 menit untuk menempuh seluruh jalurnya, tergantung pada kecepatan berjalan dan intensitas berhenti untuk menikmati panorama atau berswafoto.

Untuk mencapai Janjang Koto Gadang, terdapat dua akses masuk yang bisa dipilih. Akses pertama melalui pintu Gua Jepang di kawasan Taman Panorama Bukittinggi. 

Jalur ini lebih ramah bagi pengunjung karena sebagian besar berupa jalan menurun dan datar. Cocok bagi keluarga atau wisatawan yang ingin menjajal pengalaman ringan namun tetap menyenangkan.

BACA JUGA:Pulau Akar Natuna, Pulau Kecil yang Menyimpan Pesona Besar

Kategori :