Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Korban Hanyut di Sungai Ruguk di Hari Keempat

Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Korban Hanyut di Sungai Ruguk di Hari Keempat

Pencarian Korban Oleh Tim SAR di hari ke Empat -Dok Istimewa -

LAMSEL ,MEDIALAMPUNG.CO.ID— Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian korban hanyut di aliran sungai Dusun Taman Harum, Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, Operasi pencarian kini telah memasuki hari keempat sejak korban dilaporkan hilang.

Korban diketahui bernama Ajud (60), seorang petani warga Desa Ruguk. Ia dilaporkan hilang pada Senin ,16 Februari 2026 sekitar pukul 18.00 WIB saat hendak pulang dari ladang dan menyeberangi sungai setempat. Warga kemudian menemukan sepeda motor milik korban sekitar 150 meter dari titik awal lokasi yang diduga menjadi tempat korban hanyut. Namun hingga kini, keberadaan korban belum diketahui.

Informasi hilangnya korban pertama kali diterima anggota Satpolair Polres Lampung Selatan pada Selasa (17/2/2026) pagi dari seorang warga bernama Eko (41). Sejak laporan itu diterima, proses pencarian langsung dilakukan oleh warga bersama aparat setempat.

Kasat Polairud Polres Lampung Selatan, IPTU Panpan Hermayadi, S.H., menjelaskan bahwa pencarian dilakukan dengan metode penyisiran menyusuri aliran sungai dari titik awal korban diduga hanyut hingga ke muara.

BACA JUGA:Satpol PP Bandar Lampung Tingkatkan Patroli Ramadhan untuk Tekan Kenakalan Remaja

“Kami bersama tim gabungan melakukan penyisiran menggunakan perahu karet dari lokasi awal hingga ke muara. Pada hari keempat ini, fokus pencarian diperluas sampai ke Pantai Alami,” ujar Panpan.

Ia menerangkan, jalur penyisiran mencakup sejumlah dusun yang dilalui aliran sungai, yakni Dusun Taman Harum, Dusun Pepandu, Dusun Pepandu Pulya, Dusun Sribasuki, dan Dusun Mekar Jaya sebelum akhirnya bermuara di Pantai Alami, Kecamatan Ketapang.

Dalam operasi SAR tersebut, dua personel Satpolair Polres Lampung Selatan, yakni Aiptu Agung Gede AJ, S.H., dan Aipda Fadri F., S.H., turut diterjunkan bersama sembilan personel BASARNAS Pos Bakauheni serta dibantu warga setempat.

Meski debit air sungai dilaporkan mulai surut dibandingkan hari-hari sebelumnya, hingga Jumat siang tim gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban di sepanjang jalur pencarian.

BACA JUGA:Tiket KA Rajabasa untuk Angkutan Lebaran 2026 Hampir Habis, Tersisa Sekitar 6 Persen

“Pencarian akan kami lanjutkan kembali besok pagi. Kami tetap berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat dalam operasi ini,” tambah Panpan.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus dilakukan secara maksimal oleh tim SAR gabungan dengan harapan korban segera ditemukan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: