Tradisi Pengetaran: Warisan Adat Pernikahan Masyarakat Menggala, Lampung

Jumat 16-05-2025,17:28 WIB
Reporter : Romdani
Editor : Budi Setiawan

Mereka datang dengan membawa perlengkapan adat dan busana tradisional Lampung. Pengantin wanita juga mengenakan pakaian adat lengkap dengan hiasan khas daerah. 

Setelah serangkaian sambutan dan doa, pengantin wanita dibawa ke rumah pengantin pria. 

Di sana, biasanya dilakukan penyambutan secara adat sebagai bentuk penerimaan pengantin wanita ke dalam keluarga baru. 

Prosesi ini berlangsung dengan khidmat dan penuh makna, mencerminkan nilai-nilai kekeluargaan dan tanggung jawab dalam kehidupan berumah tangga. 

BACA JUGA:Resep Tahu Bakso Praktis, Cocok untuk Camilan dan Ide Usaha

Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Pengetaran

Tradisi Pengetaran mengandung berbagai nilai luhur yang penting dalam kehidupan masyarakat Menggala. Beberapa di antaranya adalah: 

- Tanggung Jawab: Menandai bahwa pengantin pria dan keluarganya siap mengambil tanggung jawab atas kehidupan dan kesejahteraan pengantin wanita. 

- Kehormatan: Menunjukkan penghormatan terhadap adat dan tradisi yang telah diwariskan oleh leluhur. 

- Kebersamaan: Mempererat hubungan antara dua keluarga melalui prosesi yang melibatkan kedua belah pihak. 

- Peran Gender: Menegaskan peran dan tanggung jawab masing-masing dalam kehidupan berumah tangga sesuai dengan nilai-nilai adat. 

BACA JUGA:Tiga Kesenian Khas Suku Batak yang Menjadi Identitas Budaya Sumatera Utara

Pelestarian Tradisi di Era Modern

Meskipun zaman terus berkembang, masyarakat Menggala tetap berupaya melestarikan tradisi Pengetaran. 

Beberapa penyesuaian dilakukan agar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan saat ini, namun esensi dan nilai-nilai utama dari tradisi ini tetap dijaga. 

Pemerintah daerah dan tokoh adat setempat juga aktif dalam mengedukasi generasi muda tentang pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya ini. 

Kategori :