Tanah Lot: Harmoni Laut, Spiritualitas, dan Pesona Abadi Bali

Sabtu 10-05-2025,11:46 WIB
Reporter : Yayan Prantoso
Editor : Budi Setiawan

Area parkir yang luas, jalur pejalan kaki yang tertata, serta fasilitas pendukung seperti toko oleh-oleh dan restoran turut membantu menciptakan pengalaman kunjungan yang menyenangkan.

Namun, aturan adat dan kesucian pura tetap dijaga ketat. Wisatawan tidak diperkenankan memasuki area jeroan kecuali untuk kepentingan persembahyangan, dan semua pengunjung diminta mengenakan pakaian sopan serta menjaga ketenangan.

Tanah Lot menjadi contoh nyata bagaimana harmoni antara pelestarian budaya, spiritualitas, dan pariwisata dapat diwujudkan. 

BACA JUGA:Pantai Losari: Simbol Bahari Makassar yang Tak Pernah Sepi

Tempat ini bukan sekadar objek wisata, melainkan ruang hidup yang sarat makna bagi masyarakat Bali. 

Setiap batu karang, setiap gelombang laut yang menyentuh kaki pura, membawa pesan tentang keteguhan iman, keindahan ciptaan alam, dan kebijaksanaan nenek moyang.

Tanah Lot bukan hanya menjadi milik umat Hindu Bali, melainkan warisan budaya Nusantara yang patut dihargai oleh seluruh masyarakat Indonesia dan dunia. 

Kunjungan ke tempat ini bukan sekadar perjalanan wisata, melainkan pengalaman batin yang memperkaya jiwa dan membuka cakrawala akan kearifan lokal yang begitu mendalam.(*)

Kategori :