- Peningkatan infrastruktur, dengan semakin banyaknya jalur transportasi yang tersambung, sehingga memperlancar arus perjalanan.
BACA JUGA:Akun Instagram Ami_Cerianaamalya Dilaporkan ke Polda Lampung atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
BACA JUGA:BRI Siapkan Rp32,8 Triliun untuk Lebaran 2025, Pastikan Transaksi Lancar Hingga Pelosok
Dinas Perhubungan Lampung telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi lonjakan pemudik.
Salah satunya adalah penerapan buffer zone guna mengurangi kemacetan, terutama di akses jalan menuju Pelabuhan Merak-Bakauheni.
"Kami juga berharap adanya penurunan harga tiket pesawat dengan optimalisasi terminal yang selama ini belum digunakan secara maksimal oleh maskapai berbiaya rendah (LCC)," tambah Bambang.
Selain itu, pihaknya menekankan pentingnya digitalisasi dalam sistem transportasi, termasuk optimalisasi pembelian tiket secara online agar lebih mudah diakses masyarakat.
BACA JUGA:Kronologi Meninggalnya Bupati Way Kanan, Ali Rahman, di RSUDAM Lampung
BACA JUGA:BRI Siapkan Rp32,8 Triliun untuk Lebaran 2025, Pastikan Transaksi Lancar Hingga Pelosok
Jumlah pemudik di Lampung terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.
Berikut data perbandingan jumlah penumpang dari berbagai moda transportasi pada 2023 dan 2024:
- Terminal Rajabasa: 46.386 penumpang (naik 16,05% dari 39.969 penumpang di 2023).
- Pelabuhan Bakauheni: 1.155.852 penumpang (naik 3% dari 1.119.346 penumpang di 2023).
BACA JUGA:BRI Siapkan Rp32,8 Triliun untuk Lebaran 2025, Pastikan Transaksi Lancar Hingga Pelosok
- Bandara Radin Inten II: 58.438 penumpang (naik 40,85% dari 41.488 penumpang di 2023).
- Stasiun Tanjung Karang: 33.618 penumpang (naik 38% dari 24.411 penumpang di 2023).