BACA JUGA:BPD Kota Bandar Lampung Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Tanjung Senang
Peristiwa longsor ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Bandar Lampung, menyebabkan pondasi pada bagian dapur korban longsor mengakibatkan ambruk dan menimpa kuda korban yang berada dapur saat makan malam.
Untuk Korban meninggal dunia dalam kejadian ini adalah, Haryadi Prabowo bin Marindo (39 tahun), Rosmaini binti M. Ramin (38 tahun).
Sementara itu, dua anak mereka M. Riski Hakiki (5 tahun) dan Aisyah Umaroh (1,5 tahun) berhasil selamat dari reruntuhan dan saat ini sedang dalam perawatan serta pendampingan keluarga.
Kondisi rumah korban mengalami kerusakan parah, dengan sebagian besar perabotan tertimpa material longsor.
BACA JUGA:Sepasang Suami Istri Tewas Tertimpa Tembok Roboh Saat Hujan Deras
Warga bersama petugas BPBD, Polsek, Damkar, serta aparat kelurahan masih melakukan evakuasi barang-barang dan pembersihan sisa material longsor.
Salah satu tetangga korban mengungkapkan bahwa kejadian tersebut berlangsung sangat cepat dan tanpa tanda-tanda sebelumnya.
"Tidak ada suara-suara aneh sebelumnya, tiba-tiba terdengar suara gemuruh keras. Saat kami keluar rumah, tembok rumah korban sudah ambruk tertimpa longsor," ujarnya, Sabtu, 22 Februari 2025.
Proses evakuasi korban berlangsung sejak pukul 23.00 WIB. Jenazah Rosmaini ditemukan pada pukul 03.00 WIB, sementara Haryadi Prabowo ditemukan sekitar pukul 05.00 WIB.
BACA JUGA:Nekat Terobos Banjir Satu Warga Campang Jaya Meninggal Terbawa Arus
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah pencegahan, seperti perbaikan struktur tanah dan pembangunan tanggul penahan, agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di wilayah tersebut.