“Serta melaksanakan kegiatan kampanye dengan positif dan sejuk tanpa hoaks ataupun kampanye hitam, ujaran kebencian dan politisasi sara, juga tidak melakukan politik uang,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Pesbar Agus Istiqlal dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wabup A.Zulqoini Syarif, mengatakan, Pemkab Pesbar mengapresiasi atas pelaksanaan kegiatan deklarasi kampanye damai Pemilu tahun 2024 di Kabupaten ini.
Dengan adanya deklarasi ini diharapkan penyelenggaraan Pemilu dapat terlaksana dengan mengedepankan prinsip mandiri, jujur, adil, berkepastian hukum, tertib, terbuka, proporsional, profesional, akuntabel, efektif dan efisien.
BACA JUGA:Roadshow Wawasan Kebangsaan, Batu Ketulis Disambangi Tim Densus 88
“Pesta demokrasi ini merupakan terbesar yang pernah terjadi di negeri ini setelah 2019 lalu kita juga melaksanakan, bahkan di negara lain belum pernah terjadi,” ungkapnya.
Ditambahkannya, ini merupakan tantangan besar yang harus dipersiapkan, untuk itu pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar cerdas dalam berdemokrasi.
Pemilu ini milik kita semua, jadi kita memiliki tanggung jawab moral untuk bersama-sama mensukseskannya, untuk itu mari kita sambut dengan riang gembira, dengan kondusif dan beradab.
“Selain prinsip- prinsip Pemilu yang mengharuskan pelaksanaannya terbuka, Pemilu juga harus berlangsung luber dan jurdil sebagaimana amanat UUD 1945 Pasal 22 huruf (e), Pemilu dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil,” paparnya.
BACA JUGA:Masalah Politik Diduga Pemicu Duel Berdarah Mantan Peratin-Pemangku, Polisi Masih Lidik
Dikatakannya, apresiasi positif juga disampaikan kepada seluruh Parpol peserta Pemilu dan semua pihak untuk menyamakan persepsi mendukung dan melaksanakan Pemilu di Lampung khususnya di Kabupaten Pesbar ini secara demokratis.
Pihaknya juga mengajak dan menghimbau semua pimpinan Parpol peserta Pemilu serta seluruh masyarakat Kabupaten Pesbar dapat melaksanakan kampanye Pemilu ini dengan damai, dengan santun dan bermartabat.
“Kita tunjukan dan buktikan kedewasaan kita dalam berpolitik dan berdemokrasi, dengan tidak melakukan, pengrusakan atribut-atribut peserta calon, mari kita secara bersama-sama menciptakan suasana dan kondisi daerah kita yang kondusif. Sehingga pelaksanaan Pemilu berjalan sukses,” pungkasnya.*