Soal PLN Gondol Meteran Listrik Warga, Ini Kata Manager Humas PLN IUD Lampung

Rabu 21-09-2022,18:59 WIB
Reporter : Dedi Andrian
Editor : Budi Setiyawan

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Manager Humas PLN IUD Lampung, Darma Saputra membenarkan adanya pemeriksaan kwh meter oleh PLN bersama kepolisian. 

"Benar, memang sedang dilakukan kegiatan pemeriksaan kwh meter oleh PLN bersama kepolisian. Hal itu dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan dari bahaya kelistrikan, terlebih saat ini sedang menghadapi cuaca hujan dengan intensitas yang tinggi,"  ungkapnya Rabu (21/9).

Kwh meter merupakan alat ukur atau alat transaksi antara PLN dan pelanggan harus selalu dalam kondisi aman dan berfungsi dengan baik secara proteksi keamanan dan pengukuran energinya. 

Menanggapi yang terjadi sesuai pemberitaan yang beredar, memang benar telah dilakukan pemeriksaan terhadap Kwh meter di rumah EF warga Fajarbaru, Lampung Selatan, Rabu (22/9).

BACA JUGA:Dalih Pengecekan, Meteran Listrik Warga Fajarbaru Digondol PLN

"Petugas telah melaksanakan kegiatan pemeriksaan dan pemutusan sesuai SOP dan aturan yang berlaku," ungkapnya. 

Berita acara dicatat dan ditandatangani sesuai apa yang telah ditemukan petugas berdasarkan fakta-fakta lapangan. Sampai saat ini masih berproses sesuai ketentuan yang berlaku.

"PLN tetap menghormati hak-hak pelanggan. Jika perlu, pelanggan bersama PLN dapat melakukan pengujian alat ukur di laboratorium tera," pungkasnya 

Diberitakan sebelumnya PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Lampung mengutus petugas teknis bersama oknum anggota Brimob Polda Lampung mengecek dan membawa meteran listrik pelanggan milik EF warga Fajar Baru, Lampung Selatan, Rabu (21/9).

BACA JUGA:Berikan Wawasan, Satpol PP dan Polda Lampung Latihan Bersama Penanganan Unjuk Rasa

Pihak PLN membawa meteran pelanggan EF dengan alasan meteran tersebut berkapasitas rendah. Dan pelanggan diminta membayar uang denda jika ingin meterannya dipasang kembali.

Menyaksikan petugas PLN dan oknum Brimob memeriksa dan membawa meteran listrik rumahnya mengaku kecewa dan menduga hal tersebut hanya akal-akalan pihak PLN.

Sebab, sejak ia memasang meteran listrik tersebut lebih kurang enam tahun ia merasa tidak pernah ada masalah. Bahkan segel pada meteran pasca bayar miliknya tidak ada kerusakan sama sekali. Dan yang memasang juga adalah petugas dari PLN. 

"Saya sama sekali tidak pernah ada masalah pada meteran listrik itu. Ketika tokennya habis selalu saya isi ulang,” kata EF.

BACA JUGA:Penambahan Daya Listrik, akan Ada 402 Tapak Tower Sutet Didirikan di Lampung

Kategori :