Dinkes Bandar Lampung Perluas Skrining HIV, Fokus pada Kelompok Berisiko
Dinkes Bandar Lampung Perluas Skrining HIV, Fokus pada Kelompok Berisiko--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Pemerintah Kota melalui Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung terus memperluas pelaksanaan skrining HIV secara intensif.
Program ini menargetkan kelompok yang memiliki risiko penularan lebih tinggi, termasuk ibu hamil dan pasien tuberkulosis (TBC).
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), dr. Liska Sandi, menjelaskan bahwa seluruh ibu hamil mendapatkan layanan pemeriksaan triple eliminasi tanpa biaya.
“Pemeriksaan tersebut meliputi deteksi HIV, sifilis, dan hepatitis B sebagai langkah pencegahan penularan dari ibu ke bayi,”ucap, dr Liskha Sandi, Selasa 24 Februari 2026.
BACA JUGA:Satgas Pangan dan Pemkot Bandar Lampung Sidak Pasar, Temukan Harga Melebihi Ketentuan
Selain menyasar ibu hamil, pemeriksaan HIV juga dilakukan pada pasien yang terdiagnosa TBC. Kebijakan ini diterapkan sebagai bagian dari strategi pengendalian penyakit menular sekaligus untuk memutus rantai penyebaran infeksi secara lebih efektif.
Tidak hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan, tim kesehatan juga melakukan pendekatan aktif dengan mendatangi lokasi yang dinilai memiliki tingkat risiko lebih tinggi.
“Kegiatan skrining lapangan dilakukan untuk meningkatkan cakupan pemeriksaan sekaligus mempercepat deteksi dini,”sambungnya.
Melalui langkah ini, pemerintah daerah berharap upaya pencegahan dan pengendalian HIV di Bandar Lampung dapat berjalan lebih optimal, sehingga masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih cepat, mudah diakses, dan menyeluruh.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
