Dari Umbi Bentul Jadi Keripik Renyah, Camilan Tradisional Kaya Manfaat

Dari Umbi Bentul Jadi Keripik Renyah, Camilan Tradisional Kaya Manfaat

Keripik bentul, camilan tradisional berbahan umbi yang kini digemari lintas generasi--

MEDIALAMPUNG.CO.IDKeripik bentul merupakan camilan tradisional Indonesia yang diolah dari umbi bentul, tanaman umbi-umbian satu keluarga dengan talas. 

Di sejumlah daerah, bentul juga dikenal sebagai keladi atau lompong dan sejak lama dimanfaatkan sebagai pangan alternatif.

Diolah menjadi keripik, bentul berubah menjadi camilan renyah, gurih, dan tahan lama. 

Produk ini tak sekadar makanan ringan, tetapi juga wujud kearifan lokal dalam mengelola sumber daya alam sekitar.

BACA JUGA:Isi Buku Harian Lula Lahfah Bocor, Curhatan soal Reza Arap Bikin Awkarin Terkejut

Asal Usul dan Nilai Budaya

Umbi bentul telah lama dikonsumsi masyarakat di Jawa, Sumatra, hingga Kalimantan. Pada masa paceklik, bentul kerap menjadi pengganti nasi karena mudah dibudidayakan.

Inovasi mengolahnya menjadi keripik muncul untuk memperpanjang daya simpan sekaligus meningkatkan nilai jual. 

Kini, keripik bentul berkembang sebagai produk UMKM dengan pasar yang kian luas.

BACA JUGA:Rahasia Kulit Cerah Tanpa Flek, 5 Pelembap Viva Cosmetics yang Wajib Dicoba

Ciri Khas Keripik Bentul

Keripik bentul memiliki tekstur tipis dan sangat renyah. Rasanya gurih alami dengan aroma khas umbi yang lembut di lidah.

Warnanya berkisar dari putih kekuningan hingga keemasan. 

Keripik ini juga fleksibel diolah dengan berbagai bumbu, dari original hingga pedas dan manis.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: