Pantangan Makanan Setelah Kemoterapi agar Tubuh Tetap Kuat Saat Pemulihan
Pantangan makanan setelah kemoterapi bertujuan melindungi tubuh yang sedang dalam masa pemulihan.-Foto Freepik.com-
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Proses kemoterapi memang berperan besar dalam menekan pertumbuhan sel kanker, namun di sisi lain terapi ini juga memberikan dampak pada kondisi tubuh secara menyeluruh.
Setelah kemoterapi selesai dijalani, tubuh membutuhkan waktu untuk memulihkan daya tahan, fungsi pencernaan, serta keseimbangan nutrisi.
Pada fase inilah pemilihan makanan menjadi faktor penting, termasuk memahami jenis makanan yang sebaiknya dihindari agar proses pemulihan berjalan lebih optimal dan risiko komplikasi dapat ditekan.
BACA JUGA:Gua Rangko, Surga Tersembunyi di Manggarai Barat
Kondisi Tubuh Setelah Menjalani Kemoterapi
Pascakemoterapi, sistem kekebalan tubuh umumnya masih melemah sehingga pasien lebih rentan terhadap infeksi.
Saluran pencernaan juga kerap mengalami gangguan akibat efek obat kemoterapi, seperti mual, muntah, sariawan, diare, hingga perubahan indera pengecap.
Keadaan ini membuat tubuh memerlukan asupan makanan yang aman, bersih, dan mudah dicerna, sekaligus menghindari makanan yang dapat memperparah keluhan.
BACA JUGA:Gurun Pasir di Tepi Samudra, Daya Tarik Alami Pantai Oetune
Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari
Makanan mentah dan setengah matang menjadi pantangan utama karena berisiko mengandung bakteri dan parasit. Daging, telur, seafood mentah, serta susu yang belum melalui proses pasteurisasi dapat meningkatkan risiko infeksi pada tubuh dengan imunitas rendah.
Makanan tinggi lemak dan berminyak juga perlu dibatasi. Gorengan, makanan cepat saji, dan olahan berlemak dapat memberatkan kerja sistem pencernaan, memicu rasa mual, serta memperparah diare atau perut kembung yang sering dialami setelah kemoterapi.
Makanan pedas, asam, dan terlalu berbumbu tajam dapat mengiritasi mulut dan saluran pencernaan.
Pada pasien yang mengalami sariawan atau nyeri mulut, jenis makanan ini berpotensi memperparah rasa perih dan menyulitkan proses makan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
