BPBD Bandar Lampung Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrem Hingga April
BPBD Bandar Lampung Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrem Hingga April--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa bulan ke depan.
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca saat ini tergolong ekstrem dan diprediksi berlanjut hingga bulan Februari, Maret, dan April. Situasi tersebut berpotensi menimbulkan berbagai risiko bencana di sejumlah wilayah.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar, menjelaskan bahwa jenis cuaca ekstrem yang berpeluang terjadi meliputi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilatan petir serta hembusan angin kencang.
“Melihat kondisi cuaca yang cukup rawan, kami mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan guna mengurangi potensi risiko bencana,” ujar Idham, Kamis 8 Januari 2026.
BACA JUGA:Realisasi Investasi Bandar Lampung Tembus Rp 3 Triliun, DPMPTSP Tekankan Kepatuhan Laporan OSS
Ia juga menekankan pentingnya keselamatan warga dengan mengingatkan agar tidak berteduh di bawah pohon maupun papan reklame saat hujan deras dan angin kencang.
“Tempat-tempat tersebut berisiko membahayakan keselamatan apabila terjadi angin kencang atau petir,” tambahnya.
Selain itu, Idham mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan membersihkan sampah dan memastikan saluran drainase tidak tersumbat. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya genangan air maupun banjir.
“Menjaga kebersihan lingkungan merupakan salah satu upaya sederhana namun efektif untuk mengurangi risiko banjir,” kata Idham Basyar.
BACA JUGA:Heti Friskatati Akui Datang Tanpa SPT, BK DPRD Siapkan Sanksi Etik
Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kota Bandar Lampung menyiagakan sekitar 25 hingga 30 personel setiap hari selama 24 jam.
Personel tersebut didukung oleh tim gabungan dari Pemadam Kebakaran, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan untuk memastikan respons cepat apabila terjadi bencana di lapangan.
Idham menambahkan bahwa sejumlah wilayah yang kerap mengalami genangan air antara lain Way Halim, Tanjung Senang, beberapa titik di Rajabasa, serta kawasan Kedamaian.
Oleh karena itu, koordinasi lintas instansi terus diperkuat guna memastikan penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
