Gua Rangko, Surga Tersembunyi di Manggarai Barat
Gua Rangko / Foto -- instagram @indonesia_berlibur--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Kecenderungan masyarakat Indonesia untuk berwisata terus menunjukkan peningkatan seiring padatnya aktivitas sehari-hari, terutama bagi warga perkotaan yang akrab dengan ritme kerja cepat, tekanan waktu, serta kebisingan lingkungan.
Liburan tidak lagi sekadar menjadi pelengkap, melainkan kebutuhan untuk memulihkan energi fisik dan mental.
Sayangnya, tidak sedikit destinasi wisata populer justru kehilangan esensi ketenangannya karena dipadati pengunjung, sehingga suasana rehat yang diharapkan kerap sulit ditemukan.
Di tengah kondisi tersebut, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, menyimpan alternatif destinasi yang relatif sunyi dan belum banyak tersentuh wisata massal, yakni Gua Rangko.
BACA JUGA:Gurun Pasir di Tepi Samudra, Daya Tarik Alami Pantai Oetune
Berlokasi di Desa Rangko, gua ini dapat dijangkau dari Labuan Bajo dengan waktu tempuh sekitar satu jam perjalanan.
Letaknya yang tidak terlalu jauh dari pusat pariwisata Flores menjadikan Gua Rangko cocok disinggahi sebagai destinasi selingan sebelum atau sesudah mengunjungi kawasan Taman Nasional Komodo.
Gua Rangko juga dikenal oleh warga setempat dengan sebutan Gua Buaya. Kendati demikian, penamaan tersebut tidak berkaitan dengan keberadaan satwa buaya di lokasi gua. Nama itu lebih merupakan cerita turun-temurun yang berkembang di masyarakat.
Justru, keunikan gua ini terletak pada kolam alami berair asin yang tersembunyi di dalam rongga batuan, menciptakan sensasi berwisata yang berbeda dari gua-gua pada umumnya.
BACA JUGA:Polisi Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Richard Lee pada 4 Februari 2026
Kolam di dalam Gua Rangko berisi air asin yang bersumber langsung dari laut. Struktur gua yang memiliki celah-celah alami memungkinkan air laut masuk dan mengisi kolam tersebut. Airnya tampak jernih dengan gradasi warna biru kehijauan yang menenangkan.
Ketika berenang atau sekadar berendam, pengunjung dapat merasakan sensasi menyegarkan yang unik, seolah berada di kolam pribadi yang terisolasi dari dunia luar.
Keindahan Gua Rangko semakin lengkap dengan keberadaan stalaktit yang menggantung di langit-langit gua.
Formasi batu kapur tersebut terbentuk secara alami melalui proses geologis selama ribuan tahun, menghadirkan ornamen dengan bentuk tak beraturan yang memperkuat kesan eksotis.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
