Damkarmat Bandar Lampung Perketat Kesiapsiagaan Hadapi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Damkarmat Bandar Lampung Perketat Kesiapsiagaan Hadapi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Damkarmat Bandar Lampung Perketat Kesiapsiagaan Hadapi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung meningkatkan kesiapsiagaan dengan mengerahkan puluhan personel serta armada pemadam kebakaran menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Kepala Dinas Damkarmat Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana. 

Seluruh pos pemadam kebakaran yang tersebar di 17 kecamatan telah disiagakan untuk mengantisipasi potensi kebakaran selama momen libur panjang.

“Setiap pos kami tempatkan empat petugas lengkap dengan satu unit mobil pemadam. Selain itu, di Mako Tandean juga disiagakan empat unit armada pemadam dan 24 personel,” jelas Anthoni. Rabu 24 Desember 2025.

BACA JUGA:Ketua DPRD Kota Bandar Lampung Ingatkan Warga Rayakan Nataru dengan Kegiatan Positif

Ia menambahkan, sebanyak 97 personel Damkarmat tetap menjalankan tugas siaga penuh selama 24 jam setiap hari selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026.

Dalam kesempatan tersebut, Anthoni juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang bersumber dari instalasi listrik saat meninggalkan rumah. Menurutnya, korsleting listrik masih menjadi penyebab utama terjadinya kebakaran rumah tangga.

“Kami menghimbau warga untuk memeriksa kembali kondisi sekring, colokan kabel, stop kontak, dan peralatan listrik lainnya sebelum bepergian. Pastikan semuanya dalam kondisi aman,” ujarnya.

Selain faktor listrik, ia juga mengingatkan bahaya kebakaran yang dapat berasal dari lilin, lampu hias, puntung rokok, obat nyamuk bakar, serta penggunaan gas elpiji. 

BACA JUGA:BK DPRD Bandar Lampung Loyo Tangani Dugaan Pelanggaran Etik Revitalisasi Sekolah HT

Anthoni menegaskan pentingnya memastikan seluruh sumber api telah benar-benar padam sebelum rumah ditinggalkan.

“Hal-hal kecil seperti lilin atau obat nyamuk yang belum habis terbakar bisa memicu kebakaran. Begitu juga dengan selang dan tabung gas, harus dipastikan aman,” katanya.

Untuk memperkuat pengawasan, Damkarmat turut berkoordinasi dengan perangkat wilayah mulai dari RT/RW, lingkungan, kelurahan hingga kecamatan. Koordinasi ini bertujuan agar pengawasan lingkungan tetap berjalan optimal selama warga bepergian merayakan liburan.

“Masyarakat yang akan meninggalkan rumah atau keluar kota sebaiknya melapor kepada pamong setempat agar rumahnya bisa dipantau selama ditinggal,” tutur Anthoni.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait