Cara Mengatasi Asam Urat pada Kaki agar Tidak Mudah Kambuh

Cara Mengatasi Asam Urat pada Kaki agar Tidak Mudah Kambuh

Mengatasi asam urat pada kaki tidak cukup hanya dengan mengandalkan obat saat serangan muncul._Foto Dok/Net_--

MEDIALAMPUNG.CO.IDAsam urat atau gout merupakan gangguan pada persendian yang terjadi akibat penumpukan kristal Asam urat di sekitar sendi.

Kondisi ini muncul ketika kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi. Bagian tubuh yang paling sering terdampak adalah kaki, terutama jempol, pergelangan, tumit, dan lutut.

Saat kambuh, penderita merasakan nyeri tajam, bengkak, kemerahan, bahkan rasa panas di area sendi.

Mengatasi asam urat tidak cukup hanya dengan obat saat serangan. Diperlukan langkah menyeluruh, mulai dari penanganan saat kambuh, pengaturan pola makan, gaya hidup sehat, hingga perawatan jangka panjang agar penyakit ini tidak mudah kembali.

BACA JUGA:Puan Maharani Minta Maaf, DPR Janji Perbaiki Diri Pasca Tragedi Demonstrasi

Penanganan Cepat Saat Serangan

Saat serangan muncul, langkah cepat dapat meredakan nyeri dan mempercepat pemulihan. Kompres dingin pada sendi yang bengkak membantu mengurangi peradangan sekaligus rasa sakit. Istirahatkan kaki dan hindari aktivitas berat yang memberi tekanan pada sendi.

Dokter biasanya meresepkan obat antiinflamasi seperti NSAID, colchicine, atau kortikosteroid untuk meredakan nyeri.

Hindari penggunaan obat tanpa pengawasan medis. Selain itu, perbanyak minum air putih untuk membantu melarutkan dan membuang asam urat melalui urine.

BACA JUGA:Tradisi Rokat Tase Masyarakat Madura yang Sarat Makna

Pola Makan yang Tepat

Makanan berperan penting dalam mengendalikan kadar asam urat. Hindari jeroan, daging merah, dan seafood tinggi purin seperti sarden, kerang, dan udang. Batasi pula konsumsi minuman manis kemasan yang tinggi fruktosa.

Perbanyak konsumsi buah dan sayuran rendah purin, seperti ceri, apel, pisang, dan sayuran hijau. Buah ceri dikenal efektif menurunkan kadar asam urat.

Pilih karbohidrat kompleks seperti beras merah, oatmeal, dan roti gandum untuk menjaga metabolisme tubuh tetap stabil. Jangan lupa minum air minimal delapan gelas sehari.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: