Suasana Sore di Jalan Kampus UNILA Semarak oleh Pedagang Jajanan Kaki Lima
Setiap sore, Jalan Kampus UNILA ramai pedagang jajanan yang jadi favorit mahasiswa dan ojol-Foto Enrique Ferari -
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Jalan Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro yang membentang di sekitar kawasan Universitas Lampung (UNILA) berubah menjadi pusat kuliner sore hari.
Menjelang matahari terbenam, area ini dipenuhi oleh pedagang kaki lima yang menjajakan beragam makanan dan minuman ringan, menciptakan suasana ramai dan hidup yang menjadi magnet bagi mahasiswa, pekerja, hingga masyarakat umum.
Pantauan langsung pada Senin, 4 Agustus 2025, menunjukkan deretan gerobak dan tenda yang berjejer di sepanjang trotoar dan pinggir jalan.
Menu yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari gorengan hangat, bakso tusuk, aneka kue tradisional, hingga minuman segar seperti es kelapa muda dan jus buah.
BACA JUGA:Lampu Merah Mati di Jalan Pulau Tegal Picu Kekacauan Lalu Lintas dan Ancaman Keselamatan Pengendara
Bagi mahasiswa UNILA yang baru saja selesai mengikuti perkuliahan, kawasan ini menjadi tempat ideal untuk sekadar mengisi perut atau berkumpul dengan teman.
Tidak hanya mahasiswa, para pengemudi ojek online juga turut meramaikan suasana.
“Saya biasanya berhenti di sini saat sedang sepi orderan, sambil jajan gorengan atau minum es. Suasana sore di sini cukup nyaman dan ramai, jadi saya bisa sekalian istirahat dan ngobrol dengan teman-teman driver yang juga sering nongkrong di sini,” ungkap Dedi, salah satu pengemudi ojek online yang kerap mangkal di lokasi tersebut.
Dedi juga menyebutkan bahwa keberadaan pedagang sangat membantu pekerja lapangan seperti dirinya karena bisa mendapatkan makanan ringan tanpa harus pergi jauh dari area kerja.
BACA JUGA:Janji Kencan di MiChat Warga Teluk Betung Justru Diperkosa dan Dirampok
Dari sisi pedagang, aktivitas kuliner sore hari ini memberikan dampak ekonomi yang cukup signifikan.
Nani, salah satu penjual gorengan yang telah berjualan di sana selama lebih dari tiga tahun, mengaku merasakan berkah dari ramainya pengunjung.
“Sejak sore banyak mahasiswa dan orang lewat sini. Apalagi hari biasa saat jam pulang kuliah, mereka banyak yang beli gorengan dan minuman. Ini sangat membantu kami untuk menambah penghasilan dan menjaga usaha tetap berjalan,” tuturnya dengan senyum ramah.
Menurut Nani, waktu paling ramai biasanya terjadi antara pukul 16.00 hingga 18.00 WIB, di mana arus mahasiswa yang pulang kuliah dan pekerja yang melintas saling bersinggungan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
