Penjualan Kendaraan Niaga Tertekan, Harapan Pulih di Semester II 2025
Mitsubishi Fuso masih memimpin pasar dengan penguasaan sebesar 38,3%-Foto KTB Fuso-
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Industri kendaraan niaga di Indonesia masih menghadapi tekanan berat hingga pertengahan 2025.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penurunan penjualan terjadi di seluruh merek besar seperti Mitsubishi Fuso, Isuzu, Hino, dan UD Trucks selama periode Januari hingga Juni 2025.
Mitsubishi Fuso masih memimpin pasar dengan penguasaan sebesar 38,3%, meski tidak luput dari tren penurunan yang melanda seluruh segmen.
Penjualan wholesales Mitsubishi Fuso tercatat sebanyak 11.442 unit, diikuti oleh Isuzu dengan 11.275 unit, Hino 8.202 unit, dan UD Trucks 1.110 unit.
BACA JUGA:Mobil Hybrid Makin Dilirik, Ini Alasan Konsumen Memilih Wuling Almaz RS Pro Hybrid
Ketua I Gaikindo, Jongkie D. Sugiarto, menyebut bahwa salah satu penyebab utama pelemahan penjualan kendaraan niaga adalah merosotnya harga komoditas global.
Penurunan harga batu bara, kelapa sawit, dan komoditas lain turut memperlambat aktivitas sektor pertambangan dan perkebunan, yang selama ini menjadi tulang punggung permintaan kendaraan niaga.
“Sebenarnya kalau sektor pertambangan itu bangkit, maka penjualan kendaraan niaga biasanya ikut naik. Namun, ketidakpastian ekonomi global saat ini menahan laju permintaan,” kata Jongkie, Senin (28 Juli 2025).
Ketegangan geopolitik serta melambatnya ekonomi sejumlah negara mitra dagang Indonesia turut memperburuk daya beli pelaku industri. Sektor industri berat pun ikut menahan belanja armada baru, menambah beban bagi produsen kendaraan niaga.
BACA JUGA:Isuzu Optimistis Tatap 2025 Lewat Sektor Pertanian, Logistik, dan Distribusi
Dalam pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di ICE BSD, para pemain lama seperti Mitsubishi Fuso, Isuzu, Hino, dan UD Trucks tetap hadir.
Beberapa merek kendaraan penumpang seperti DFSK dan Daihatsu turut memamerkan lini niaga mereka, termasuk Gelora E dan Super Cab.
Meski demikian, Jongkie menegaskan bahwa GIIAS bukan panggung utama untuk penjualan kendaraan komersial.
Fokus penjualan lebih diarahkan ke pameran khusus, yakni Gaikindo Indonesia Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC), yang akan digelar pada Maret 2026 di Jakarta Convention Center (JCC).
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




